// <![CDATA[PENGARUH LAMA PENGERINGAN DAN TEKANAN KUKUS TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS MINYAK JAHE (Ginger Oil) DENGAN METODE DISTILASI UAP]]> Deasy Widyastri, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 PANDU GEMILANG / 142001027 Penulis FITRIA UTAMIDEWI INDRIASARI /142001036 Penulis 2 Antonius Dian Adhy Feryanto. S.T. Dosen Pembimbing 2
Zingiber ojjicinale atau yang lebih dikenal dengan nama jahe tennasuk ke dalam famili Zingiberaceae. Rimpang jahe termasuk salah satu penghasil minyak atsiri yang dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, bumbu masakan serta aroma dalam pembuatan minuman dan parfum. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal dan tekanan uap terbadap perolehan minyak jahe serta mengetahui karakteristik dan komposisi kimia minyak jahe deogan menggunakan metode peoyulingan uap Waktu peoyulingan selama 8 jam dengan memvariasikan lama pengeringan (basab, dikeringkan 1, 2, dan 3 hari) dan tekanan uap (1, 1.4, dan 1.8 atm). Hasil percobaan menunj ukkan babwa bahan yang dikeringkan selama 2 hari dengan tekanan uap 1,8 atm menghasilkan rendemen min yak paling tinggi yaitu sebesar 0.293%. Dari parameter kualitas yang dianalisis yaitu nilai berat jenis, indeks bias, bilangan asam dan kelarutan dalam alkohol, dapat dikatakan bahwa minyak jahe yang dihasilkao telab memenuhi standar mutu munyak jabe yang dikemukakan oleh Food Chemical Codex (FCC) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Dan dari uji analisis kromatografi gas didapat bahwa zingiberene merupakan komponen paling banyak yang terdapat dalam minyak jahe yaitu sebesar 11 ,93%.