// <![CDATA[PENGARUH ZINC DIETHYL DITHIOCARABAMA TE DAN PHENYL-a-NAPHTYLAMINE TERHADAP KETAHANAN OKSIDASI ESTER POLIGLISEROL ESTOLIDA ASAM OLEAT]]> Mucbamad Taufan Maulana / 142001075 Penulis YASIR SULAEMAN KUWER / 142001103 Penulis 2 Dicky Dermawan, ST., M.T. Dosen Pembimbing 1
Keberadaan ikatan rangkap dalam struktur molekul ester poligliserolestolida asam oleat (EPG) menyebabkan EPG mudah teroksidasi sehingga masa pakainya sebagai baban pelumas lebih pendek daripada yang diharapkan. Penambahan antioksidan akan menjadi solusi yang terbaik. Pada penelitian ini digunakan Zinc diethyl dithiocarbomate (ZnDTC) dan Phenyl-alpha-naphrylamine (PNA). Uji ketahanan oksidasi yang dilakukan merupakan modifikasi dari Indiana Stirrmg Oxidatton Test. Sampel sebanyak 300 gr ditempatkan ke dalam gelas beaker 500 mL lalu dimasukkan ke dalam oil bath untuk menjaga suhu reactor tetap 150°C. Digunakan logam tembaga dan besi dengan luas pennukaan berturut-turut 5 in2 dan 10 in2 sebagai katalis. Sampel diaduk dengan pengaduk gelas sambil dialiri udara. Peningkatan viskositas yang diukur pada suhu 40°C dan 100°C digunakan sebagai parameter ketahanan oksidasi. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi EPG + ZnDTC + PNA berhasil meningkatkan masa pakai EPG, formulasi yang terbaik adalah EPG + 0,3% ZnDTC + 0.75% PNA