// <![CDATA[EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT JERUK LEMON MENGGUNAKAN PELARUT HCL]]> Reza G. Wijaya / 142002027 Penulis Krisna Wiandhanu / 142002069 Penulis 2 Ir. Carlina D. A, MT. Dosen Pembimbing 2 Haryono, S.T. Dosen Pembimbing 2
Pektin merupakan senyawa turunan dari karbohidrat yang terdapat dalam buah-buahan. Salah satu bahan yang mengandung pektin adalah kulit jeruk lemon. Untuk pemisahan pektin dari kulit jeruk lemon ini dilakukan ekstraksi dengan menggunakan pelarut HCl. Pektin memiliki manfaat yang banyak, diantaranya dapat digunakan sebagai pembentuk tekstur roti dan keju, pembuatan selai, dan pengental pada minuman (industry makanan dan minuman), obat diare, obat penawar racun logam (industri obat), serta sabun dan pelembab (industri kosmetik). Penelitian yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui perolehan dan karakteristik pektin yang terkandung dalam kulit jeruk lemon. Untuk memenuhi tujuan tersebut maka dilakukan variasi terhadap parameter percobaan yaitu waktu ekstraksi 10, 20, 30, 40 dan 50 menit dan perbandingan antara bahan baku (gram) terhadap pelarut (ml) yaitu 40:200, 40:400, 40:600 dan 40:800. Kondisi optimum yang didapat dari penelitian ini adalah pada waktu ekstraksi 30 menit dan perbandingan 40 gram bahan baku terhadap 600 m1 pelarut. Pada kondisi optimum ini perolehan pektin yang didapatkan adalah 33,05% (13,22 gram) dengan kandungan metoksil mencapai 5,35%. Hasil analisa pada kondisi tersebut menunjukkan pektin mengandung 10,10% air, 7,43% abu dan anhidrogalakturonat 41,63%. Berdasarkan analisa tersebut, pektin yang dihasilkan sudah memenuhi persyaratan pektin komersial yang sesuai dengan standar mutu dari kodeks makanan di Indonesia.