// <![CDATA[PENGARUH TEMPERATUR PADA PEMEKATAN SARI BUAH JERUK MELALUI PROSES REVERSE OSMOSIS]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Sf Jessy Novalian / 142002064 Penulis Ibsan Fbadeno / 142002098 Penulis 2 Jono Subartono, S.T. Dosen Pembimbing 2
Jeruk merupakan jenis buah yang mengandung banyak kegunaan. Selain merupakan serat kasar yang berperan dalam pencemaan, jeruk juga mengandung banyak sekali nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Saat ini produksi jeruk di Indonesia cukup besar, akan tetapi tidak diikuti oleh minat konsumsi pada masyarakat, sehingga banyak jeruk yang tidak termanfaatkan. Untuk itu, jeruk-jeruk yang tidak termanfaatkan tersebut harus diolah lebih lanjut. Salah satu pengolahannya adalah dengan membuat sari buah jeruk. Pembuatan sari buah ini dapat menggunakan berbagai cara, salah satunya adalah dengan metode membran. Penelitian tentang pengolahan sari buah jeruk dengan cara pemekatan ini, menggunakan membran Ultrafiltrasi sebagai clarifiying dan membrane Reverse Osmosis sebagai pemekat. Penelitian ini dilakukan pada temperature antara 27 - 45 °C pada tekanan optimum 6 bar. Produk kemudian dianalisis kadar air dan vitamin C. Dari penelitian ini diperoleh hubungan dimana semakin tinggi temperatur maka kadar air yang diperoleh akan semakin kecil. Hasil terbaik yang diperoleh pada penelitian ini terjadi pada kondisi operasi temperatur 45 °C dan tekanan 6 bar dimana diperoleh kadar air minimum sebesar 86,83% volum dengan konsentrasi vitamin C pada kondisi operasi tersebut sebesar 113,36 ppm.