// <![CDATA[PENGARUH RASIO UMPAN DAN JUMLAH SIRKULASI DALAM EKSTRAKSI MINYAK DAUN CENGKEH DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAKTOR SOXHLET]]> Carlina D. Ariono, lr., MT. Dosen Pembimbing 1 Haryono, S.T. Dosen Pembimbing 2 AGUNG HARYADY / 142001012 Penulis ANDRI VERDIYAN / 142001028 Penulis 2
Tanaman cengkeh merupakan tanaman yang tumbuh di iklim tropis yang merupakan salah satu komodita.s perkebunan penting bagi pc.masukan devisa negara Indonesia. Indonesia dewasa ini mengekspor 12 macam minyak atsiri, yaitu minyak kenanga, sereh, kayu putih, nilam, akar wangi, daun cengkeh, lada, cendana, pala, jahe, kemukus dan kuring. Dari 12 macam komoditas minyak atsiri tersebut yang merupakan penghasil devisa terbesar adalah minyak nilam, disusul minyak daun cengkeh dan yang terkecil adalah minyak kemukus. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan minyak daun cengkeh dengan proses ekstraksi menggunakan ekstraktor soxlet dengan pelarut n-heksana. Hasil ekstraksi dimurnikan dengan prinsip distilasi. Penelitian ini mempelajari pengaruh rasio umpan dan jumlah sirkulasi terhadap konsentrasi produk minyak daun cengkeh. Variasi rasio umpan yang dilakukan pada penelitian ini adalah 200 : 1500, 250 : 1500, 300 : 1500 (gram daun cengkeh : ml. pelarut) dan dengan variasi sirkulasi sebanyak 2, 4, 6 sirkulasi, dimana ekstraksi dilakukan pada temperatur 85°C. Selain itu pada penelitian ini juga dilakukan uji mutu minyak daun cengkeh, yang meliputi: indeks bias, kelarutan dalam alkohol 70 persen dan penentuan total eugenol. Hasil ekstraksi terbaik diperoleh pada rasio 300 gr : 1500 ml dengan sirkulasi sebanyak 6 sirkulasi dengan nilai konsentrasi produk 0,4133 g/L. Dari hasil terbaik yang diperoleh itu dilakukan uji analisa dengan hasil kadar eugenol 76,19 %, Indeks bias (nd^20) I ,45712 dan kelarutan dalam alkohol 70% V 0,2 ml : 10 ml.