PENINGKATAN INDEKS VISKOSITAS MINYAK JARAK
Minyak biji tanaman jarak merupakan trigliserida yang mengandung gugus hidroksil pada rantai karbon asam lemaknya. Secara luas minyak jarak ini digunakan pada industri pelumas, kosmetik, tekstil dan obat pencahar. Sebagai bahan pelumas, minyak jarak memiliki kelemahan dalam kestabilan sifat viskositasnya (mudah dipengaruhi temperatur). Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki kelemahan tersebut dengan cara mereaksikannya dengan campuran asam oleat - estolida. Reaksi dilakukan secara batch pada tekanan atmosferik dengan bantuan katalis KOH. Pada penelitian rm dipelajari pengaruh variasi rasio reaktan (0,4 - 0, 7) dan komposisi campuran asam oleat - estolida yang
dideskripsikan lewat bilangan asamnya terhadap viskositas dan indeks
viskositas produk yang dihasilkannya. Rasio reaktan dan bilangan
asam campuran asam oleat - estolida dirancang sedemikian sehingga
s1sa gugus hidroksil minyak jarak tak terkonversi berkisar antara
30% dan 70%.
Hasil penelitian lill menunjukkan bahwa produk yang
dihasilkan memiliki indeks viskositas yang jauh lebih tinggi daripada
indeks viskositas minyak jarak. Penelitian ini juga menghasilkan
suatu model matematika yang dapat digunakan untuk memperkirakan
ras10 reaktan dan jumlah estolida yang ditambahkan yang dapat
menghasilkan produk dengan indeks viskositas maksimum.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2002).PENINGKATAN INDEKS VISKOSITAS MINYAK JARAK ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENINGKATAN INDEKS VISKOSITAS MINYAK JARAK ().Teknik Kimia:FTI,2002.Text
MLA Style
.PENINGKATAN INDEKS VISKOSITAS MINYAK JARAK ().Teknik Kimia:FTI,2002.Text
Turabian Style
.PENINGKATAN INDEKS VISKOSITAS MINYAK JARAK ().Teknik Kimia:FTI,2002.Text