REGENERASI RESIN JENUH PENUKAR ANION PADA UNIT DEMINERALISASI PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK
Unit Demineralisasi merupakan unit yang menghasilkan air bebas mineral. Proses pertukaran mineral-mineral dilakukan dengan prinsip pertukaran ion positif dan negatif dari air baku dengan resin positif dan negatif pada kolom penukar Ion. Parameter air baku PT.Pupuk Kujang Cikampek menunjukkan kandungan silika terlarut yang tinggi yang dapat menyebabkan kerak pada alat-alat proses. Kandungan anion pada air baku dihilangkan pada penukar anion dengan menggunakan resin penukar yang mengandung gugus fungsi OH -. Jika kemampuan resin telah mencapai titik jenuh maka resin harus di regenerasi agar dapat digunakan kembali. Dalam percobaan ini telah diteliti pengaruh arah aliran regenerasi yaity aliran searah dan aliran berlawanan arah. Disamping itu telah diteliti pula pengaruh dari peubah-peubah laju alir, konsentrasi NaOH dan waktu operasi terhadap proses regenerasi. Dari percobaan pendahuluan diperoleh hasil bahwa aliran regenerasi berlawanan arah lebih efektif dibandingkan dengan aliran regenerasi searah tahap layanan. Aliran regenerasi berlawanan arah mampu menurunkan kadar silika terlarut hingga 90,64%1 sedangkan aliran regenerasi searah hanya 51,52%. Dengan menggunakan analisis varian yang di hitung berdasarkan teknik Yate1 diperoleh hasil bahwa peubah yang paling berpengaruh adalah interaksi dwifaktor antara konsentrasi NaOH dengan laju alir regeneran (Cv) untuk aliran regenerasi berlawanan arah.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).REGENERASI RESIN JENUH PENUKAR ANION PADA UNIT DEMINERALISASI PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.REGENERASI RESIN JENUH PENUKAR ANION PADA UNIT DEMINERALISASI PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text
MLA Style
.REGENERASI RESIN JENUH PENUKAR ANION PADA UNIT DEMINERALISASI PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text
Turabian Style
.REGENERASI RESIN JENUH PENUKAR ANION PADA UNIT DEMINERALISASI PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text