// <![CDATA[Ekstraksi Oleoresin Dari Rimpang Jahe Dengan Pelarut n-heksana Dalam Bejana Tangki Berpengaduk]]> Carlina D. Ariono, lr., MT. Dosen Pembimbing 1 Haryono, S.T. Dosen Pembimbing 2 KOSPHY ARDEN / 141999038 Penulis Y ANCE ALTANDO / 141999064 Penulis 2
Penelitian ini dilakukan untuk mengambil oleoresin dari rimpang jahe menggunakan proses ekstraksi padat-cair menggunakan bejana tangki berpengaduk dengan pelarut n-heksana. Proses yang dipilih yang sederhana agar dapat dipakai oleh industri kecil dan menengah. Pada penelitian ini digunakan jenis jahe merah yang telah diolah menjadi bubuk jahe kering sebanyak 50gr tiap umpannya dengan variasi jumlah pelarut yang digunakan 300; 450; dan 600 ml, kecepatan pengadukan yang digunakan 390; 650; dan 970 rpm dan waktu operasi yang digunakan 1; 1,5 dan 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan oleoresin untuk tiap-tiap variasi berbanding lurus. Perolehan oleoresin yang menunjukan basil terbesar dicapai pada volume pelarut 600 ml, kecepatan pengadukan 970 rpm dan waktu operasi 2 jam dengan perolehan 1.6107 gr (3.221%) Hasil analisa oleoresin untuk perolehan terbesar menunjukkan basil yang tidak terlalu berbeda dilihat dari beratjenisnya 1,045 (1 ,026-1 ,045), titik leleh 103°C (103 °C) dan warnanya kuning kecoke1atan (kuning cerah, kuning sampai cokelat).