// <![CDATA[ALAT PASTEURISASI SUSU SEDERHANA]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Sirin Fairus, S.T.P., M.T. Dosen Pembimbing 2 Febrini Sonyia / 142000035 Penulis Fitria Damayanti / 141999045 Penulis 2
Pasteurisasi susu adalah proses mematikan semua organisme yang beisifat pathogen dari sebagian mikroorganisme yang ada dan tidak merubah cita rasa maupun komposisi air susu. Alat pemindah panas untuk pasteurisasi yang dipilih adalah koil dalam tangki berpengaduk, selain alat ini cukup sederhana pengoperasiannya reiatif lebih mudah dan harganya murah. Proses pasteurisasi yang dilakukan menggunakan steam sebagai medium pemanas yang mengalir di dalam koil, sedangkan susu sebagai medium yang akan dipanaskan berada dalam bejana (tangki), dengan ukuran diameter 23cm, tinggi 60cm, putaran koil 11 putarn, diameter koil 15 cm, suhu pasteurisasi 65°C dengan waktu pasteurisasi ± 30 menit, putaran pengaduk dengan variasi 261.4 rpm, 305.8 rpm, 326.3 rpm dan 375.5 rpm serta kapasitas tangki sebesar 25 liter. Dari hasil penelitian didapat nilai konstanta korelasi a=0,6363 & B=0,36 dan y=1/3 yang diperoleh dari persamaan yang diturunkan oleh Drew. Chilton and Jabens untuk fluida susu. Kualitas susu yang dihasilkan dalam penelitian ini dilihat dari mikrocrganismenya sebelum dan sesudah pasteurisasi betjllilllah 60.000sel/ml dan 2900 Sel/ml sehingga dapat digolongkan sebagai air susu segar grade A dan air susu pasteurisasi grade A. Selain itu dilakukan juga analisa terhadap komposisi susu seperti air, laktosa, kaisium, solid contains, protein, lemak, pH dan abu yang pada umumnya tidak mengalami perubahan yang signifikan serta dilalukan juga pengamatan terhadap susu hasil pasteurisasi bila disimpan pada suhu kamar dan suhu 4°C. Dengan menggunakan kemasan berupa botol yang ditutup dengan alumunium foil, pada suhu kamar bisa bertahan sekitar 7 jam dan suhu 4°C bisa bertahan sekitar 1 bulan.