// <![CDATA[PEMEKATAN SARI BUAH JERUK DENGAN PROSES REVERSE OSMOSIS]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Rida Sri Wabyuni / 142001008 Penulis Sr iPurwaningsih / 142001031 Penulis 2
Buah jeruk yang merupakan komoditas buah yang paling populer di dunia setelah anggur adalah salah satu jenis buah - buahan yang paling banyak digemari oleh masyarakat kita. Produk minuman atau makanan olahan dari buah jeruk dapat berupa sari buah encer, sari buah pekat (sirup) dan manisan. Kelebihan sari buah pekat dibandingkan dengan sari buah encer diantaranya adalah kandungan nutrisi dari sari buah pekat lebih banyak dibandingkan dengan kandungan nutrisi sari buah encer pada volume tertentu, sehingga dapat meminimalisasi kemasan produk yang dihasilkan. Proses pemekatan yang biasa dilakukan adalah proses penguapan (evaporasi). Pemekatan sari buah jeruk dengan evaporasi mengakibatkan beberapa penurunan mutu produk, misalnya sebagian esens jeruknya menguap, sehingga tetjadi perubahan aroma dan citra rasa dari buah jeruk. Altematif lain proses pemekatan sari buah jeruk untuk menanggulangi kekurangan dari proses evaporasi adalah dengan menggunakan teknologi membran yaitu Reverse Osmosis (RO) Reverse Osmosis adalah peristiwa osmosa balik, dimana pelarut dipaksa untuk berpindah dari larutan pekat ke larutan encer dengan bantuan tekanan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memekatkan sari buah jeruk, membuat kurva karakteristik antara %kadar air terhadap waktu pada berbagai beda tekan, menentukan beda tekan optimum dan menganalisa komposisi jeruk basil pemekatan. Modul membran Reverse Osmosis yang digunakan adalah Spiral Wound dengan luas membran 0,5 m2 dan jenis pampa yang digunakan adalah Diaphragm Pump dengan tekanan maksimum 13,6 bar. Hasil penelitian yang dilakukan dengan spesifikasi alat yang sesuai dengan penelitian menggunakan range beda tekan berkisar 6,5 - 10,625 bar. Beda tekan optimum yang didapat adalah 8,75 bar menghasilkan kadar air 86,93 (%massa) dan penghilangan air 46,52 (%massa).