// <![CDATA[FORMULASI PELUMAS SINTETIK ESTER POLIGLISEROL (EPG) DENGAN SENYAWA AMINA DAN ORGANOSULFUR MENGGUNAKAN METODE SURFACE RESPONSE]]> Dicky Dermawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Richard Harys Yusli / 142000061 Penulis Ridwan / 142001058 Penulis 2
Salah satu kelemahan ester poligliserol- estolida asam oleat (EPG) adalah ketahanan terhadap oksidasinya yang lemah. Oksidasi cenderung mengakibatkan peningkatan viskositas pelumas yang berdampak pada naiknya gesekan internal, mengakibatkan mesin cepat panas dan memperpendek umur pelumas. Antioksidan yang digunakan adalah Phenyl- a -naphtylamine (PNA) dan 2,2 'thiobis (4-tert-octylphenol) (TBP). Penambahan antioksidan PNA bersamaan dengan TBP dapat memperpanjang umur pelumas sintetik. Untuk memperoleh konsentrasi antioksidan optimum digunakan metode response surface. Formulasi EPG dengan campuran berupa phenyl-a-naphthylamine 2 %-berat dan 2,2 '-thiobis (4-tert-octylphenol) yang divariasikan pada kadar 0-3 %-berat akan diuji ketahanan oksidasinya dengan modified indiana stirring oxidation test pada suhu 150 °C. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa pada semua variasi percobaan yang dilakukan, semua aditif berhasil meredam kenaikan viskositas EPG. Produk persenyawaan langsung antara PNA - TBP pada kadar berturut-turut sebesar 2 %-berat dan 1 %-berat dengan EPG menunjukkan kinerja yang paling baik.