// <![CDATA[PEMBUATAN HYDRAZIN DENGAN MEMODIFIKASI PROSES RASCHIG MENGGUNAKAN AMMONIUM HIDROKSIDA SEBAGAI BAHAN BAKU]]> Jono Suhartono, S.T. Dosen Pembimbing 2 Deasy Widyastri, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 DWI OKTITA SUPARDANI / 142002003 Penulis ADITYA PRANOTO / 142002024 Penulis 2
Hydrazin merupakan bahan kimia yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena dapat digunakan sebagai oksigen scavenger, bahan bakar roket dan lain-lain. Hydrazin dapat dibuat dengan beberapa proses yaitu proses Ketazine, proses Peroksida dan proses Raschig. Pada prinsipnya, hydrazin dibuat dengan terlebih dahulu membentuk hasil antara berupa khloramin. Hasil antara tersebut kemudian direaksikan dengan ammonia sehingga membentuk hydrazin. Proses yang dipilih pada penelitian ini adalah dengan menggunakan modifikasi proses Raschig karena bahan baku yang digunakan mudah diperoleh serta penanganan yang lebih mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat hydrazin dengan memodifikasi proses Raschig menggunakan bahan baku ammonium hidroksida dan sodium hipoklorit. Dalam penelitian ini rasio mol ammonium hidroksida terhadap mol sodium hipokhlorit pada reaksi pembentukan khloramin yaitu 1:1, 1:2, 1:3 dan 1:4 dengan temperatur reaksi 0 - 5 °C dan rasio mol ammonium hidroksida terhadap khloramin pada reaksi pembentukan hydrazin yaitu 1:20, 1:30 dan 1:50 dengan temperatur reaksi 110 - 130 °C divariasikan sebagai variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa persen berat hydrazin terbesar terdapat pada rasio ammonium hidroksida terhadap sodium hipokhlorit 1 :2 dan rasio ammonium hidroksida temadap khloramin yaitu 1:20.