// <![CDATA[STUDI ISOLASI DAN KARAKTERISTIK MINYAK DAUN JERUK PURUT (Citrus Hystrix) DENGAN METODE DISTILASI UAP]]> Antonius Dian Adhy Feryanto, S.T. Dosen Pembimbing 2 Carlina D. Ariono, lr., M.T. Dosen Pembimbing 1 Anthy Ligar Lilianthy / 142002035 Penulis Intan Mayasary Iskandar / 142002039 Penulis 2
Tanaman Citrus hystrix atau yang dikenal dengan nama jeruk purut adalah salah satu pembuat cita rasa yang populer dan berharga. Tanaman ini dibudidayakan di kebun-kebun di pulau Jawa dan Sumatra untuk menutupi bau amis ikan maupun untuk memberi kelezatan pada produk-produk makanan tertentu. Fungsi lain dari tanamanjeruk purut ini adalah sebagai penghasil minyak atsiri dari bagian daunnya yang disebut sebagai kaffir lime oil. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal bahan dan laju kukus terhadap perolehan minyak daun jeruk purut serta mengetahui karakteristik dan komposisi minyak daun jeruk purut dengan metode distilasi uap. Perlakuan awal bahan baku meliputi; dibiarkan tanpa pelayuan (segar), pelayuan selama 3 hari dan perajangan tanpa pelayuan. Sedangkan variasi laju alir kukus yaitu; 1,4565 kg/jam, 2,2748 kg/jam, dan 2,5938 kg/jam. Variabel tetap dari percobaan ini yaitu penyulingan dilakukan selama 2 jam dengan jumlah bahan baku sebanyak 1 kilogram (basis daun segar) dengan kondisi tekanan atmosferik. Perolehan rendemen terbesar diperoleh pada variasi perlakuan awal bahan yang dilayukan selama 3 hari dengan laju kukus 2,2748 kg/jam yaitu 0,58%. Hal ini menunjukkan bahwa variasi perlakuan awal bahan baku dan laju alir kukus berpengaruh terhadap besarnya rendemen minyak. Untuk hasil analisis kimia-fisik diperoleh bahwa besar indeks bias berkisar antara 1,451 sampai 1,462 pada suhu 20°C, densitas 0,8482-0,8697 gr/ml pada suhu 25°C, bilangan asam 0,8-2,4, dan kelarutan dalam alkohol 1 : 0,2 - 1 : 0,3. Sedangkan dari uji analisis GC-MS diperoleh komponen-komponen utama minyak daun jeruk purut yaitu sitronellal 76,70% sitronellol 6,65% dan linalool 3,81%.