// <![CDATA[PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI SEKAM PADI STUDI PENGARUH SUHU KARBONISASI DAN AKTIVATOR TERHADAP DAYA JERAPNYA DENGAN IODIUM]]> Haryono, S.T. Dosen Pembimbing 2 Carlina D. Ariono, lr., M.T. Dosen Pembimbing 1 Elsy Rahayu / 142002043 Penulis Yuni Anggraini / 142002047 Penulis 2
Indonesia sebagai salah satu negara agraris menghasilkan padi sekitar 50 juta ton/tahwmya. Sekam padi merupakan limbah basil pertanian. Dari setiap penggilingan padi terdapat sekitar 35% limbah sekam padi. Pemanfaatan sekam padi di Indonesia masih belum optimal. Sekam padi dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, bahan bangunan, industri kimia, pakan temak dan sumber karbon dengan memanfaatkan daya adsorpsinya. Sebagai sumber karbon, sekam padi dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif untuk meningkatkan nilai ekonomis sekam padi itu sendiri. Penelitian ini menggunakan sekam padi sebagai bahan baku untuk pembuatan karbon aktif. Pada penelitian ini dilakukan proses karbonisasi, aktivasi dan pengujian daya jerap karbon aktif terhadap lodium. Proses karbonisasi dilakukan pada temperatur 300°C, 350°C, dan 370°C selama 30 menit setelah temperatur konstan. Sedangkan proses ak-tivasinya dilakukan selama 2, 4 dan 6 jam dengan menggunakan al.-tivator CaCh dan ZnCh dengan konsentrasi 8 gr/l00ml dan 15 gr/l00ml. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur karbonisasi, wak'tu aktivasi, jenis dan konsentrasi aktivator terhadap perolehan karbon aktif yang dihasilkan dan kualitas daya adsorpsinya terhadap lodium. Dari penelitian ini, produk karbon aktif dengan kualitas terbaik diperoleh pada kondisi temperatur karbonisasi 370°C dan diaktivasi selama 6 jam dengan aktivator CaCl2 (15gr/100ml). Pada kondisi ini, diperoleh karbon aktif dengan rendemen 90,04% dan dapat menyerap 929,4589 mg Iodium/gr karbon aktif.