// <![CDATA[PENGGUNAAN CHELATING AGENT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MINYAK NILAM RAKYAT]]> Antonius Dian Adhy Feryanto, S.T. Dosen Pembimbing 2 Deasy Widyastri, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Deliyanti Masosusa / 142001002 Penulis Alida Hanoum / 142001078 Penulis 2
Minyak nilam merupakan salab satu jenis minyak atsin yang diisolasi dari daun dan batang tanaman nilam (Pogostemon cab/in BENTII). Minyak nilam hasil penyulingan rakyat (konvensional) biasanya berwarna gelap karena pengotoran oleh oksida logam terutama oksida besi (FC2~). Hal ini menyebabkan mutu minyak tidak memenuhi standar dan harganya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan chelating agent yang murah dan tepat untuk pemurnian minyak nilam dan menentukan kualitas minyak nilam hasil pemumian. Percobaan dilakukan pada suhu, tekanan ruang dengan kecepatan pengaduknn 300-400 rpm selama 4 jam. Variasi dalam percobaan ini adalah jenis chelating agent (asam sitral, asam oksalat dan asam tartarat) dan konsentrasinya. Analisis yang dilakukan terhadap baban baku dan produk percobaan meliputi analisis fisika dan kimia, seperti warna (% transmisi), bilangan asam, kadar Patchouly alcohol dan kadar logam berat. Berdasarkan basil penelitian didapatkan bahwa penurunan kadar Fe yang terbesar adalah pada penggunaan asam tartarat 2,5% yang besarnya 19,76%. Hal ini ditandai dengan terjadinya perubaban wama minyak nilam dari coklat kehitaman ke coklat kekuningan. Kadar Patchouly Alkohol relatif tidak berubah, dan bilangan asam masih berada di bawab SNI. Walaupun harga per kilogram asam tartarat relatif mahal, namun dalam pemurnian menggunakan asam tartarat ini masih dapat menghasilkan keuntungan sebesar 3.425,-/kg.