// <![CDATA[IDENTIFIKASI BAHAYA BENCANA LONGSOR YANG DILALUI JARINGAN JALAN Dl KABUPATEN CIANJUR]]> Aprilana, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 RUBI SUHENDI / 231996045 Penulis Victorianus, S.T. Dosen Pembimbing 2
Salah satu kawasan di Indonesia yang memiliki luas dan frekuensi kejadian longsor yang paling tinggi adalah Kabupaten Cianjur yang terletak di Propinsi Jawa Barat. Dampak yang paling dominan akibat bahaya longsor di Kabupaten Cianjur adalah terputusnya jaringan jalan. Terputusnya jaringan jalan ini akan menyebabkan perkembangan kehidupan masyarakat seperti; perkembangan ekonomi, sosial, budaya dan lain sebagainya akan terhambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah Kabupaten Cianjur yang dikategorikan daerah rawan bahaya longsor cukup besar yaitu : 27.48% (99443.36 ha) dari luas seluruh Kabupaten Cianjur seluas 361812.7 ha, sedangkan daerah yang dikategorikan sebagai daerah yang kondisinya baik yaitu sebesar 3.47% (12160.67 ha). dart luas seluruh Kabupaten Cianjur dan daerah yang dikategorikan sebagai daerah yang kondisinya normal adalah seluas 250208.75 ha (69.15%). Sedangkan Untuk mencegah akibat bahaya longsor pada jaringan jalan yang rentan terhadap bahaya longsor adalah dengan mengalihkan jaringan jalan tersebut ke daerah atau kawasan yang dikategorikan daerah atau kawasan yang baik dan normal pada daerah yang sama.