KAJIAN APLIKASI FAST FOURIER TRANSFORM PADA KLASIFKASI TAK TERBIMBING
Citra digital diolah melalui proses resampling yang tidak lain merupakan proses transformasi dari data kontinyu kedata diskrit. Masalah yang ditimbulkan akibat proses tersebut adalah pada penggunaan criteria jarak, memori yang besar, waktu yang lama, sehingga dilakukanlah transformasi Fourier (Fast Fourier Transform). Tahap selanjutnya dilakuk:an interpretasi citra melalui proses klasifikasi tak terbimbing (Unsupervised Classification)dengan menggunakan Low Pass dan High Pass Filtering. Sebagai hasil Akhir berupa metode yang paling baik dalam mengolah data citra adalah yang melalui proses FFT dengan High Pass Filtering. Ada beberapa alas an dipilihnya metode tersebut, yaitu didasarkan hasil perbandingan dengan citra melalui proses FFT dengan Low Pas Filtering dan Tanpa menggunakan FFT dengan Low Pass atau High Pass Filtering. Hasil yang diperoleh berbentuk luasan dengan ketelitian objek pengamatan sebesar 92.68 % dan selisih dengan data dari Bakosurtanal yang paling kecil yaitu sebesar 14.8 Ha.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).KAJIAN APLIKASI FAST FOURIER TRANSFORM PADA KLASIFKASI TAK TERBIMBING ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN APLIKASI FAST FOURIER TRANSFORM PADA KLASIFKASI TAK TERBIMBING ().Teknik Geodesi:FTSP,2004.Text
MLA Style
.KAJIAN APLIKASI FAST FOURIER TRANSFORM PADA KLASIFKASI TAK TERBIMBING ().Teknik Geodesi:FTSP,2004.Text
Turabian Style
.KAJIAN APLIKASI FAST FOURIER TRANSFORM PADA KLASIFKASI TAK TERBIMBING ().Teknik Geodesi:FTSP,2004.Text