// <![CDATA[KAJIAN FUSI DATA CITRA LANDSAT TM7 DAN IKONOS MENGGUNAKAN METODE RED GREEN BLUE INTENSITY (Studi Kasus :]]> M.A. Basyid, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 SAIFUL RACHMAN / 231996039 Penulis Yana Mulyana, S.T. Dosen Pembimbing 2
Keberadaan satelit lkonos yang peluncurannya terbilang baru telah memberikan kemajuan pesat dibidang penginderaan jauh dengan dihasilkannya citra dengan resolusi spasial 1 meter. Keunggulan lkonos dalam resolusi spasial ini diharapkan dapat meningkatkan ketelitian dalam pemetaan dengan metode penginderaan jauh. Citra yang dihasilkan oleh pencitraan satelit lkonos. Untuk resolusi spasial 1 meter, hanya memiliki satu band (panchromatic). Satelit Landsat yang telah lama mengorbit, dapat menghasilkan citra multispektral (9 band), sehingga sangat baik untuk digunakan dalam mengidentifikasi tutupan lahan, hanya saja resolusi spasial yang dihasilkan oleh pencitraan satelit ini 30 meter. Penelitian ini mencoba menggabungkan kedua jenis data citra ini, untuk mengetahui sejauh mana kualitas hasil citra gabungan secara visual dan spasial. Metode penggabungan data yang dipilih pada penelitian ini adalah metoda fusi dengan teknik pewarnaan atau teknik komposit warna menggunakan prinsip ruang warna RGB untuk memudahkan dalam mengkaji hasil penggabungan citra secara visual. Ketelitian klasifikasi ditampilkan dalam matrik konfusi dengan bentuk pengujian berupa uji ekstemal yaitu melalui survey lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penggabungan citra, secara visual memberikan kenampakan objek yang lebih baik pada citra gabungan dibandingkan dengan kenampakan objek pada citra sebelum proses penggabungan, dan terbukti bahwa klasifikasi citra gabungan memberikan ketelitian klasifikasi yang lebih tinggi yaitu sekitar 8.44% lebih baik dari ketelitian hasil klasifikasi citra Landsat.