// <![CDATA[ANALISIS PEMANFAATAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI BESAR DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIK (Studi kasus:]]> Aprilana, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Rinaldy, S.T. Dosen Pembimbing 2 Indra Prianto / 231996021 Penulis
Pesatnya perkembangan kegiatan industri di Kabupaten Bekasi didasari bahwa masih tersedianya lahan untuk kawasan industri yang menarik bagi investor. Berdasarkan RUTRW, Kabupaten Bekasi mengalokasikan lahan untuk kawasan industri seluas 9.500 ha, namun pada kenyataannya baru terdapat kawasan industri seluas kurang dari 3.000 ha. Sehingga hal ini menimbulkan permasalahan pada alokasi lahan untuk pengembangan kawasan industry selanjutnya. Studi ini mencoba membantu memecahkan masalah tersebut dengan menganalisis dan mengidentifikasikan daerah-daerah yang memungkinkan untuk dikembangkan bagi kawasan industri dengan menggunakan SIG (Sistem lnformasi Geografik). Analisis yang dilakukan yaitu analisis spasial dan analisis atribut dengan melibatkan kriteria-kriteria yang ditetapkan kemudian didapat suatu lahan untuk kawasan industri hasil analisis tersebut. Secara garis besar kesimpulan yang diperoleh dari hasil analisis adalah bahwa terdapat 7.456,278 ha luas kawasan industri yang memenuhi semua kriteria dan semua kawasan industri tersebut terkonsentrasi di sekitar jalan tol Jakarta-Cikampek. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar lebih dari 10.000 ha lahan potensial untuk kawasan industri.