// <![CDATA[STUDI PENAMBAHAN KAPASITAS PEMBANGKIT DAN JARINGAN LISTRIK PT. KRAKATAU DAYA LISTRIK CILEGON • JAWA BARAT]]> Ir. Soenarjo S. Dosen Pembimbing 1 ACHMAD YUSDIANA / 1193049 Penulis Ir. Wisnu Kuncoro, M.Eng. Dosen Pembimbing 2
Kondisi kebufuhan (demand) energi listrik di Kawasan Industri Cilegon pada tahun-tahun mendatang akan mengalami peningkatan yang demikian besar semng dengan rencana perluasan di sektor industri, khususnya pada pabrik industri baja seperti PT. Krakatau Steel yang rencananya akan meningkatkan kapasitas produksinya, sehingga akan menempatkan posisi kebutuhan energi listrik lebih besar dari kapasitas pasokan yang tersedia. Mengantisipasi kekurangan pasokan (supply) energi listrik maka perlu dilakukan penambahan kapasitas suplai oleh PT. Krakatau Daya Listrik dengan mempertimbangkan untung rugi serta kelebihan dan kelemahannya. Dengan melihat kondisi mesin pembangkit milik PT. Krakatau Daya listrik yang sudah cukup tua dan efisiensinya yang sangat rendah, sementara pembangkit tenaga listrik dengan teknologi yang bam telah memiliki efisiensi yang cukup tinggi, sehingga dalam rencana penambahan kapasitas suplai dari pembangkit ini dipilih besaran unit yang paling optimal untuk mengantisipasi pengembangan kebutuhan energi listrik agar bisa cocok dengan pembangkit yang lama, oleh karena itu diarahkan untuk mengambil altematif pemilihan teknologi siklus kombinasi pembangkit uap dan gas secara paralel (Paralelled Power Combined Cycle) untuk memperbaiki harga efisiensi pembangkit yang lama dan mendapatkan harga efisiensi termal pembangkit yang lebih tinggi. Kemampuan jaringan ditentukan oleh kapasitas beban terpasang dan kapasitas breaker yang digunakan, dan dari data yang -ada diperoleh bukti bahwa pada jaringan lama tidak memungkinkan lagi apabila ada penambahan beban terpasang sehingga perlu dibuat jaringan bam dengan.memperhatikan : kapasitas kabel, kapasitas trafo dan kapasitas circuit breaker