// <![CDATA[PENENTUAN EFISIENSI PEMISAHAN DEBU UREA OLEH SIKLON JENIS TANGENTIAL INLET AND AXIAL DUST DISCHARGE]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Iris Ristiani / 142000022 Penulis Indra Setia Agustian / 142000036 Penulis 2
Pembangunan yang berkembang pesat dewasa ini, khususnya dalam industri dan teknologi menyebabkan udara di sekitar kita tercemar. Pencemaran udara pada suatu tingkat tertentu dapat merupakan campuran dari satu atau lebih bahan pencemar, baik berupa padatan, cairan atau gas yang masuk terdispersi ke udara dan kemudian menyebar ke lingkungan sekitarnya, salah satu contohnya debu urea. Pengendapan partikel dengan gaya berat dan gaya sentrifugal merupakan salah satu cara pengendalian pencemaran udara yang paling efisien, contoh alatnya yaitu siklon. Tujuan dari percobaan ini untuk mengetahui seberapa besar efisiensi pemisahan (ƞ) partikel urea dengan menggunakan alat siklon jenis tangential inlet and axial dust discharge dan mengetahui karakteristik hubungan antara efisiensi pemisahan (ƞ) dengan variabel yang divariasikan. Dari hasil percobaan ini didapat bahwa, semakin besar ukuran partikel urea (dp), konsentrasi partikel urea (C), dan kecepatan laju alir udara (Q) maka efisiensi pemisahan (ƞ) partikel urea oleh siklon akan meningkat. Sedangkan untuk ukuran partikel yang bervariasi, semakin banyak ukuran partikel yang berdiameter lebih besar dalam suatu komposisi ukuran (dp 1/dP2/dp3) partikel urea maka efisiensi pemisahan (ƞ) partikel urea oleh siklon akan meningkat. Nilai efisiensi pemisahan maximum dengan menggunakan spesifikasi siklon yang sesuai dengan alat ini untuk ukuran partikel mesh [20/30] adalah 94,29% dengan laju alir (Q) 0,00038 m3/s, mesh [30/40] adalah 91,12% pada laju alir (Q) 0,00038 m3/s dan mesh [50/60] adalah 89,9% pada laju alir (Q) 0,00037 m3/s.