KAJIAN AWAL PROSES PEMBENTUKAN LAPISAN HARD ANODIZING DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN ORGANIK
Hard anodizing merupakan proses anodisasi yang menghasilkan lapisan oksida yang tahan terhadap gesekan, korosi dan dapat mengisolasi listrik dan panas dengan baik. Pada umumnya proses hard anodizing dilakukan dengan menggunakan larutan asam sulfat pada suhu dibawah suhu ruang. Operasi dibawah suhu ruang membutuhkan peralatan khusus yang harganya relatif mahal. Beberapa literature menyatakan bahwa proses hard anodizing dapat dilakukan pada suhu ruang apabila menggunakan elektrolit jenis lain dalam hat ini elektrolit organik. Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh komposisi larutan elektrolit organik, rapat arus dan jenis benda kerja terhadap berat dan kekerasan lapisan oksida. Hasil - hasil penelitian menunjukan bahwa berat lapisan oksida tertinggi sebesar 4,07 gr/dm2 diperoleh pada logam aluminium 6061 dengan rapat arus 10 A/dm2 dan komposisi larutan elektrolit organink yang terdiri dari asam maleat 2,5 M, asam tartat 1 M dan asam oksalat 0,15 M. Sedangkan kekerasan tertinggi sebesar 239,10 VHN diperoleh pada logam alumunium 6061 dengan rapat arus 5 A/dm2 dan komposisi larutan elektrolit organink yang terdiri dari asam maleat 2,5 M, asam tartat 1M dan asam oksalat 0,15 M.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).KAJIAN AWAL PROSES PEMBENTUKAN LAPISAN HARD ANODIZING DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN ORGANIK ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.KAJIAN AWAL PROSES PEMBENTUKAN LAPISAN HARD ANODIZING DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN ORGANIK ().Teknik Kimia:FTI,2006.Text
MLA Style
.KAJIAN AWAL PROSES PEMBENTUKAN LAPISAN HARD ANODIZING DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN ORGANIK ().Teknik Kimia:FTI,2006.Text
Turabian Style
.KAJIAN AWAL PROSES PEMBENTUKAN LAPISAN HARD ANODIZING DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN ORGANIK ().Teknik Kimia:FTI,2006.Text