ADSORPSI LIMBAH KROM DENGAN ADSORBEN BATU APUNG
Pencemaran oleh zat kimia di lingkungan dapat berasal dari berbagai sumber, salah satunya adalah industri penyamakan kulit. Limbah cair merupakan limbah yang paling banyak dihasilkan, secara umum limbah cair industry penyamakan kulit mengandung berbagai macam pollutan Salah satu polutan yang dominan adalah krom valensi 3+ yang dihasilkan dari proses tanning, krom valensi 3+ ini dalam kondisi basa dapat berubah menjadi krom valensi 6+ yang sangat berbahaya bagi makbluk hidup pengguna badan air. Salah satu metode yane digunakan untuk mengurani kadar krom di badan air yaitu adsorpsi dengan menggunakan batu apung sebagai adsorbennya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu kontak optimum, menentukan pH optimum, menentukan persamaan isotherm adsropsi yang cocok dan menentukan persentase penyisihan krom dari larutan limbah nyata pada kondisi optimum Proses adsorpsi yang dilakukan melaJui 2 tahap, yaitu adsorpsi limbah sintetis untuk mendapatkan kondisi optimum yang kemudian akan digunakan untuk adsorpsi limbah nyata. Penelitian ini menggunakan Chromosal B (Cr2O3) sebagai bahan untuk pembuatan limbah sintetik, limbah nyata yang berasal dan pabrik penyamakan kulit dan batu apung yang sudah diaktifkan terlebih dahulu dengan perendaman dalam HCI 0,2 N dan pemanasan pada suhu 600 °C dengan ukuran partikel batu apung 40 50 mesh. Hasil percobaan yang didapat. yaitu waktu kontak optimum selama 110 menit, pH optimum 6, isotenn adsorpsi yang cocok model Freundlich dan besarnya penyerapan ion Cr sebesar 99,79% untuk limbah nyata penyamakan kulit.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).ADSORPSI LIMBAH KROM DENGAN ADSORBEN BATU APUNG ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.ADSORPSI LIMBAH KROM DENGAN ADSORBEN BATU APUNG ().Teknik Kimia:FTI,2007.Text
MLA Style
.ADSORPSI LIMBAH KROM DENGAN ADSORBEN BATU APUNG ().Teknik Kimia:FTI,2007.Text
Turabian Style
.ADSORPSI LIMBAH KROM DENGAN ADSORBEN BATU APUNG ().Teknik Kimia:FTI,2007.Text