PERENCANAAN IMPLEMENTASI 5G PADA FREKUENSI 26 GHz DI INDONESIA
Penyediaan layanan 5G untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam rangka menyikapi revolusi 4.0 terutama dalam aspek pertukaran informasi dan digitalisasi menjadi focus perkembangan teknologi saat ini. Berbagai riset terkait perbaikan infrastruktur 5G telah dilaksanakan, namun penggunaan 5G masih belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Penelitian ini difokuskan dalam implementasi 5G menggunakan frekuensi mmWave sebesar 26GHz, yang digunakan untuk wilayah urban di setiap ibukota provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan gNodeB untuk wilayah dengan geotype urban yang dilakukan berdasarkan metode coverage dimensioning dan capacity dimensioning. Hasil dari penelitian ini berupa perencanaan kebutuhan gNodeB diseluruh ibukota provinsi di Indonesia. Sampai dengan tahun 2032, diperkirakan terdapat 21,9 juta pengguna seluler yang tersebar di 34 ibu kota porvinsi. Terdapat 6335 gNodeB pada BW 100 MHz dan 16246 gNodeB pada BW 400 Mhz berdasarkan metode pendekatan coverage dimensioning yang dikombinasi denganpendekatan capacity dimensioning untuk memenuhi kebutuhan trafik data 5G sebesar 4266x10^6 GB dengan geotype urban. Rata-rata throughput maksimum yang dibutuhkan di setiap ibukota provinsi sebesar 304Gbps. Secara umum, jumlah actual kebutuhan gNodeB dengan BW 100 MHz, terdapat sebesar 0.35% jumlah kebutuhan gNodeB berdasarkan metode capacity dimensioning dan 99,65% berdasarkan coverage dimensioning.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).PERENCANAAN IMPLEMENTASI 5G PADA FREKUENSI 26 GHz DI INDONESIA ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERENCANAAN IMPLEMENTASI 5G PADA FREKUENSI 26 GHz DI INDONESIA ().Teknik Elektro:FTI,2023.Text
MLA Style
.PERENCANAAN IMPLEMENTASI 5G PADA FREKUENSI 26 GHz DI INDONESIA ().Teknik Elektro:FTI,2023.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN IMPLEMENTASI 5G PADA FREKUENSI 26 GHz DI INDONESIA ().Teknik Elektro:FTI,2023.Text