// <![CDATA[PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGEROL PELAT TIPE PINCH KAPASITAS 3x700 mm]]> Meilinda Nurbanasari, Ir., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Iwan Agustiawan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 WAWANSISWOYO / 121995159 Penulis
Banyak sekali objek dapat dijumpai sehari-hari seperti pemanas air, aircraft engine housing, berbagai bejana tekan, dan curved metal structures yang merupakan produksi pada industri metal-bending. Adapun proses pembentukkan tersebut dengan cara mengerol sebuah pelat datar baja -melalui sebuah mesin pengerol- sehingga membentuk sebuah silinder dengan diameter tertentu. Model mesin pengerol ini bermacam-macam, dari yang berukuran kecil sampai yang besar. Di antara sekian banyak model mesin pengerol, yang paling populer dan sering digunakan oleh kalangan industri adalah three roll initial pinch rollers dengan tipe pinch dan pyramid. Berdasarkan latar belakang tersebut dan untuk melengkapi peralatan penunjang bagi mahasiswa Teknik Mesin di Laboratorium Produksi Itenas, maka dirancang dan diproduksi mesin pengerol pelat tipe pinch roll dengan kapasitas 3 x 700 mm. Material uji (pelat) yang digunakan ST -37 dengan tebal 0,5 - 3 mm. Proses produksi pembuatan komponen umumnya menggunakan proses pemesinan (bubut, freis, gergaji) dan pengelasan. Untuk memperbaiki bentuk hasil dari proses pemesinan dilakukan finishing dengan cara mengampelas atau menggerinda. Bagian yang di finishing yaitu daerah sisa pemotongan lasan, dimana pada bagian ini umumnya permukaanya tidak rata. Setelah semua komponen dibuat dan dirakit maka perlu dilakukan pengujian terhadap alat yang dtbuat. Berdasarkan basil perhitungan, pemilihan bahan, proses produksi maka basil perancangan mesin pengerol pelat dengan diameter rol 75 mm adalah mampu mengerol/membending pelat ST-37 (ketebalan 0,5 - 3 mm) dengan aman, karena tegangan yang te:rjadi lebih kecil dari pada tegangan ijinnya, baik terhadap beban (bending, torsi, bending-torsi) yang terjadi saat pengerolan pelat berlangsung.