// <![CDATA[MODULUS ELASTISITAS BAHAN KOMPOSIT SERAT PELEPAH PISANG DENGAN MATRIKS PLASTIK KEMASAN AIR MINERAL DENGAN UJI TARIK]]> Yusril Irwan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 TOMAN JAHURI / 122000129 Penulis
Metoda penggabungan beberapa unsur atau material merupakan pokok utama untuk mendapatkan rn.aterial komposit. Tujuan dari setiap kasus adalah untuk mengoptimalkan sifat bahan dengan proses pencampuran. Untuk kasus rekayasa, suatu prinsip dengan penggabungan dua atau lebih. komponen akan bertujuan menghasilkan bahan dengan karakteristik lebih baik dengart tanpa mengurangi sifat-sifat bahan tersebut. Konsep tersebut digunakan untuk semua jenis sifat-sifat fisik, kimiawi, dan mekanik agar menguntungkan dalam pengolahan material komposit dan berharap mengurangi biaya pembuatan material komposit. Material komposit merupakan campuran dari riua bahan atau lebih sehingga sifat-sifat asli bahan-bahan pembentukannya masih terikat. Pada umurnnya material komposit terdiri dari dua unsur, yaitu serat (fibre) dan bahan pengikat serat yang disebut matriks. Unsur utama dari material komposit adalah serat, susunan dan jenis serat inilah yang menentukan karakteristik material, seperti: kekakuan, kekuatan dan sifat-sifat mekanik lainnya. Serat menahan sebagian besar gaya-gaya yang bekerja pada material komposit, sedangkan matriks bertugas melindungi dan mengikat serat agar dapat bekerja dengan baik. Sekumpulan serat tidak berarti apa-apa tanpa ada suatu pengikat, karena itu serat harus diikat dalam sebuah binders atau matriks.