// <![CDATA[PERBANDINGAN METODE STATIK DAN RAPID STATIC PADA DENSIFIKASI TITIK DASAR TEKNIK ORDE 3 BADAN PERTANAHAN NASIONAL]]> Bambang Rudianto, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 L. M. Sabri / 231994021 Penulis
Metode Rapid Static sebenarnya telah cukup lama dikenal dalam lingkungan survai GPS, tetapi penggunaanya hanya sebatas untuk keperluan praktis dan belum populer untuk aplikasi kadastral. Meningkatnya kebutuhan akan pemetaan dan pendaftaran tanah harus mampu diakomodasi oleh BPN. Keterbatasan sebaran Titik Dasar Teknik BPN harus diatasi secepat mungkin dengan menerapkan metode-metode survai yang optimal. Pada kasus densifikasi Titik Dasar Teknik Orde 3 BPN, metode yang lazim dipergunakan adalah metode survai GPS statik. Di samping metode ini, metode lain yang dapat dicoba pemakaiannya adalah metode rapid static yaitu suatu metode survai GPS yang konfigurasi pengamatannya berbentuk radial dan lama pengamatan tiap sesinya lebih singkat. Guna menyatukan sistem hasil metode rapid static terhadap sistem Orde 3 BPN, maka dilakukan transformasi model konform 2 dimensi pada permukaan ellipsoid. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa metode rapid static dapat diaplikasikan untuk densifikasi TDT Orde 3 meskipun terbatas pada cakupan wilayah yang sempit.