// <![CDATA[SISTEM INFORMASI GEOGRAFIK UNTUK MONITORING PENGARUH PERUBAHAN LAND USE TERHADAP PERUBAHAN PAD]]> Aprilana, Ir., M.T. Penulis DIAH RAHA YU SAFITRI / 231999010 Penulis A. Rekotomo, Ir., S.E. MBA. Dosen Pembimbing 2
Sektor perdagangan retail cukup besar mempengaruhi dinamika perkembangan kota. Sektor tersebut diperankan oleh pasar swalayan, mini market ataupun Departement Store. Lahirnya pasar swalayan, mini market sampai dengan pusat perbelanjaan merupakan aset bagi PEMKOT Bandung, dalam hal ini adalah sebagai PAD. Salah satu alternatif yang dilakukan untuk meningkatkan perkembangan kota adalah dengan melakukan perubahan Land Use untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari perubahan Land Use terhadap perubahan PAD yang jika Land Use tersebut tepat, maka akan mampu meningkatkan PAD. SIG merupakan aplikasi yang dapat menyajikan informasi dari PAD tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ternyata pengaruh perubahan Land Use terhadap perubahan PAD mengalami peningkatan yang cukup jauh, yaitu terlihat pada Mall Bandung Super Mall dari tahun 1997 sebesar Rp. 885.164,- menjadi Rp.8.304.306.754,- pada tahun 2003, pada Bandung Electronic Centre tahun 1997 Rp.3.766.902,- menjadi Rp.1.431.514.520,- pada tahun 2003, pada Bandung Trade Centre tahun 1997 Rp.1.859.480,- menjadi Rp. 3.558.280.032,- pada tahun 2003, pada Industrial Trade Centre tahun 1997 Rp. 226.189.700,- menjadi Rp. 590.576.622,- pada tahun 2003, pada lstana Plaza tahun 1997 Rp. 617.309,- menjadi Rp. 2.698.508.901,pada tahun 2003. Perubahan PAD tersebut dapat disebabkan karena nilai tanah dan bangunan dimana mall tersebut berada serta faktor pendukung dari Mall-nya sendiri.