Detail Cantuman

KOREKSI DISTORSI LENSA KAMERA NON METRIK MENGGUNAKAN METODE DIRECT LINER TRANSFORMATION

KOREKSI DISTORSI LENSA KAMERA NON METRIK MENGGUNAKAN METODE DIRECT LINER TRANSFORMATION


Distorsi Lensa dapat menyebabkan posisi pada suatu citra fotografik mengalami perobahan dari lokasi yang sebenamya, sehingga kualitas spasial serta geometric menjadi berkurang. Untuk mendapatkan informasi spasial yang akurat dari suatu citra fotografik hasil pemotretan kamera non metrik maka setiap jenis koreksi harus diberikan, salah satu di antaranya yaitu kalibrasi kamera. Kalibrasi kamera meropakan suatu proses untuk menentukan elemen orientasi dalam dan distorsi lensa pada suatu objek. Secara umum terdapat dua metode yang digunakan dalam kalibrasi kamera yaitu laboratorium dan test field. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi distorsi lensa yang terjadi pada citra fotografik dalam studi ini yaitu metode Direct Unear Transformation, dimana metode ini meropakan pengembangan dari cara kalibrasi berdasarkan data hasil tes laboratorium. Metode ini dimulai dengan memotret templet grid yang dibuat dari bahan fiber dengan ukuran 40 em x 30 em. Setiap sel templet grid digaris dengan tangan yang ukurannya 2,5cm x 2,5cm. Pada saat pemotretan diasumsikan sumbu-sumbu optik dari kamera tegak luros templet grid. Pemotretan citra fotografik dilakukan dalam jarak yang berbeda-beda yaitu 0,8 m, 1,2 m dan 1,4 m. Dari ketiga jarak pemotretan citra fotografik tersebut masing-masing ditentukan titik sekutu sebanyak 12 buah, untuk melakukan transformasi Direct Unear Transformation. Dimana pemecahan parameter transformasinya dilakukan dengan hitung perataan parameter. Dari ketiga jarak pemotretan didapatkan bahwa kualitas spasial citra fotografik cenderung menjadi berkurang pada posisi titik-titik templet grid yang jauh dari titik utama, namun dengan dilakukan kalibrasi kamera posisi titik-titik grid terdistorsi ditransformasikan menggunakan metode Direct Unear Transformation sehingga kembali menjadi posisi yang sebenamya (kondisi ideal). Dari ketiga jarak pemotretan, kondisi ideal (kolinear) hasil transformasi tercipta pada jarak 1,2 m hal ini terbukti dari uji statistik parameter transformasinya paling ban yak diterima dengan tingkat signifikasi 10% dan 5% dimana parameter yang ditolaknya hanya parameter distorsi lensa decentering yang pada umumnya besamya kecil dan diabaikan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Edy M. Kartasasmlta / 232001010 - Personal Name
Bambang Rudianto, Ir. M.T. - Personal Name
No. Panggil 177GD/05
Subyek Distorsi Lensa, Kalibrasi Kamera, Metode Direct Un
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2005
Jurusan Teknik Geodesi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2005).KOREKSI DISTORSI LENSA KAMERA NON METRIK MENGGUNAKAN METODE DIRECT LINER TRANSFORMATION().Teknik Geodesi:FTSP

.KOREKSI DISTORSI LENSA KAMERA NON METRIK MENGGUNAKAN METODE DIRECT LINER TRANSFORMATION().Teknik Geodesi:FTSP,2005.Text

.KOREKSI DISTORSI LENSA KAMERA NON METRIK MENGGUNAKAN METODE DIRECT LINER TRANSFORMATION().Teknik Geodesi:FTSP,2005.Text

.KOREKSI DISTORSI LENSA KAMERA NON METRIK MENGGUNAKAN METODE DIRECT LINER TRANSFORMATION().Teknik Geodesi:FTSP,2005.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id