// <![CDATA[IDENTIFIKASI PENGEMBANGAN PERTANIAN PADI DALAM MENUNJANG PENGEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN KARAWANG]]> Akhmad Setiobudi, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 YUSENDRO WIDY / 2496021 Penulis
Kabupaten Karawang telah lama dikenal sebagai daerah "Lumbung Pangan" Jawa Barat dan bahkan sering juga disebut sebagai "Lumbung Pangan Nasional". Sektor Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Karawang merupakan sektor basis dimana kontribusi sektor pertanian tanaman padi adalah dominan dari segi jumlah produksinya. Sumbangan pertanian tanaman padi di wilayah ini terhadap Jawa Barat merupakan terbesar kedua setelah Kabupaten Indramayu (8,80% dari total produksi pertanian tanaman padi di Jawa Barat). Sektor pertanian yang merupakan sektor dominan baik dalam hal penggtmaan lahan maupun dalam hal mata pencaharian di kabupaten ini, perlu mendapatkan perhatian yang lebih sebagai sumber daya alam dalam konsep pengembangan ekonomi lokal. Hal tersebut disebabkan oleh perkembangan potensi lain yaitu sektor industri di Kabupaten Karawang yang temyata tidak mendorong perkembangan ekonomi di pedesaan, karena tidak adanya keterkaitan yang berarti terhadap sektor ekonomi pedesaan yang mayoritas merupakan sektor pertanian. Tujuan yang ingin dicapai dalam studi ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan pertanian padi yang diharapkan dapat meningkatkan sektor pertanian sebagai pendukung dalam pengembangan wilayah di Kabupaten Karawang yang analisis pengembangan pertanian padi ini ditujukan untuk mengidentifikasi tingkat pendapatan para petani di Kabupaten Karawang. Analisis dilakukcin berdasarkan data primer yang berupa basil wawancara dan kuesioner di lapangan dan data sekunder yang berasal instansi-instansi terkait. Berdasarkan data kuesioner tersebut, maka dapat dianalisis faktor-faktor produksi dan penunjangnya dalam proses produksi yang memiliki hubungan terhadap produktivitas hasil pertanian padi dan tingkat pendapatan petani yang diperoleh dengan basil analisis crosstab. Sedangkan untuk menganalisis arah distribusi dan pemasaran basil pertanian padi adalah berdasarkan nilai surplus dan defisit di Wilayah Kabupaten Karawang. Selanjutnya dianalisis keterkaitan pengembangan pertanian tanaman padi tersebut sebagai penunjang dalam pengembangan wilayah. Hasil kesimpulan dari identifikasi pengembangan pertanian padi dalam menunjang pengembangan wilayal1 di Kabupaten Karawang ini adalal1 bal1wa factor produksi serta penunjangnya rnemiliki hubungan keterkaitan terhadap hasil pertanian tanaman padi dalam hal kualitas dan kuantitas. Bahwa faktor-fakor produksi dan penunjangnya tersebut yang teridiri dari luas lahan, modal (biaya produksi), tenaga kerja dalam proses produksi, tingkat pengetahuan petani, penggunaan jenis pupuk, serta penggunaan teknologi pertanian perlu untuk lebih dioptimalkan agar dapat meningkatkan pendapatan yang diperoleh oleh petani dari basil pertaniannya.