<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17600">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IDENTIFIKASI PENYEBAB PERUBAHAN RTH DAN PENDUKUNG MEMPERTAHANKAN RTH SEBAGAI MASUKAN USULAN BENTUK INSENTIF DAN DISINSENTIF UNTUK MELESTARIKAN RTH KOTA ( Studi Kasus:]]></title>
<subTitle><![CDATA[Kota Bandung)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Widya Suryadini, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Sadar Yuni Raharjo, Ir.,MSP</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VERAWATI KRISTINA PURBA / 2496064</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2002]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peningkatan penggunaan lahan yang tidak terkendali khususnya di perkotaan mengakibatkan pergeseran penggunaan lahan. Penggunaan lahan tersebut pada umumnya di dominasi oleh kawasan lahan terbangun. Tanpa mempertimbangkan ketersediaan untuk kawasan tidak terbangun seperti ruang terbuka hijau. Ruang terbuka hijau di perkotaan merupakan elemen yang sangat penting karena merupakan unsut pengikat antara komponen guna lahan atau sebagai pembatas perkembangan kota. Perkembangan kota Bandung yang sangat pesat mengakibatkan kebutuhan lahan terbangun juga mengalami peningkatan. Pada kenyataanya perkembangan ini kurang dibarengi dengan penyediaan ruang terbuka hijau kota yang berfungsi sebagi estetika kota, menjaga suhu udara kota dan keberlangsungan keseimbangan lingkungan. Salah satu permasalahan yang menyebabkan berkurangnya ruang terbuka hijau di bangdung adalah belum adanya insentif dan disinsentif yang dapat melestarikan RTH. Berdasarkan permasalah yang ada tersebut maka tujuan dari studi ini adalah mengidentifikasi yang menyebabkan perubagan ruang terbuka hijau yaitu factor pendorong berkurangnya RTH dan pendukung bertahannya RTH. Metoda analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang diperoleh dari kajian insentif dan disinsentif berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pertamanan dan kajian studi literature mengenai bentuk nsentd dan disinsentif yang dikelompokkan dalam 4 aspek yaitu aspek ekonomi, fisik, sosial, dan kebijakan. Sesuai dengan hasil analisis yang diperoleh maka bentuk insentif dan disinsentif yang diterapkan untuk melestarikan ruang terbuka hijau adalah:
1.	Bentuk insentif yaitu berupa keringanan pembayaran PBB dan pajak penghasilan, pemberian sumbangan bibit taman, pengarahan fungsi RTH, penyediaan fasilitas, kemudahan perijinan, mempublikasikan kegiatan RTH, memberikan penghargaan kepada pelaku yang memelihara RTH
2.	Sedangkan bentuk disinsentif yang dapat diterapkan adalah pengenaan pajak yang amat tinggi, melakukan pemagaran dan menempatkan tanda larangan penggunaan, membatasi penyediaan fasilitas, mempersulit ijin pembangunan, mengenakan sanksi perubahan.
Kedua bentuk pengendalian RTH diatas yaitu bentuk insentif dan disinsentif dapat diterapkan sebagai salah satu usaha pengedalian perubahan ruang terbuka hijau yang efektif sehingga kelestarian ruang terbuka hijau tetap terpelihara. Studi ini diharapkan dapat bermanfaat di dalam menjaga dan mempertahankan keberadaan ruang terbuka hijau di Kota Bandung</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[107PL/02]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[107PL/02]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[107PL/02]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19137" url="" path="/2496064_107PL.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[IDENTIFIKASI PENYEBAB PERUBAHAN RTH DAN PENDUKUNG MEMPERTAHANKAN RTH SEBAGAI MASUKAN USULAN BENTUK INSENTIF DAN DISINSENTIF UNTUK MELESTARIKAN RTH KOTA ( Studi Kasus: Kota Bandung)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17600]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-16 11:29:47]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-16 11:30:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>