<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17605">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IDENTIFIKASI KORIDOR YANG BERPOTENSI TERJADI PENETRASI KEGIATAN PERDAGANGAN DI KOTA BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Widya Suryadini, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ade Rubi Risdianto / 2496036</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2002]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan Kota Bandung khususnya dalam kegiatan perdagangan yang juga merupakan salah satu dari peran dan fungsi Kota Bandung, mempunyai dampak terhadap peruntukkan laban yang telah direncanakan, dimana banyak penyimpangan pemanfaatan lahan yang terjadi, berdasarkan RUTR Kota Bandung Tahun 1991 pada tahun 2005 kegiatan-kegiatan utama di Kota Bandung yang berkembang pesat merupakan kegiatan perdagangan dan jasa. Hal ini tidak lepas dari perilaku dan karakteristik perdagangan di Kota Bandung diantaranya berupa berkembangnya guna lahan perdagangan dalarn bentuk toko, pertokoan, supermarket yang berada di kawasan perumahan seiring dengan perkembangan penduduk dan guna lahannya. Masuknya fungsi kegiatan perdagangan pada guna lahan perumahan merupakan proses yang dinamakan proses penetrasi. Proses penetrasi kegiatan perdagangan ke guna laban perumahan selain dapat menimbulkan dampak positif juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti turunnya kualitas lingkungan perumahan, bangkitan lalu Iintas yang ditimbulkan mengakibatkan kemacetan yang juga dapat dikarenakan tundaan kendaraan yang akan parkir, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan masalah-masalah baru seperti pencemaran udara, air, dan bising. Melihat pennasalahan yang ada, diperlukan identifikasi faktor-faktor yang berperan dalam teljadinya penetrasi agar dapat diidentifikasi kemungkinan terjadi penetrasi, sehingga tindakan-tindakan pencegahan dapat dilakukan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian koridor yang berpotensi terjadi penetrasi kegiatan perdagangan, khususnya pada guna lahan perumahan. Metode analisis yang digunakan menggunakan metode deskriptif analisis dan Geographies Information System (GIS). Dalam proses analisis, sebagai langkah awal menetapkan kriteria penentu koridor yang berpotensi terjadi penetrasi, penetapan kriteria berdasarkan pengkajian literatur yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penetrasi kegiatan perdagangan pada penggunaan lahan untuk perumahan. Kriteria yang ditetapkan adalah sistem transportasi, kriteria utilitas, dan guna lahan. Kriteria sistem transportasi terdiri dari fungsi jalan, lebar jalan, angkutan umum, dan kondisi perkerasan jalan, kriteria utilitas terdiri dari air bersih, drainase, listrik, dan telekomunikasi,  sedangkan kriteria guna lahan terdiri dari kegiatan-kegiatan penarik seperti kegiatan perdagangan, perkantoran, dan pendidikan. Dipilihnya kriteria tersebut dikarenakan wilayah studi mencakup wilayah yang luas yaitu Kota Bandung sehingga lebih memudahkan dalam proses analisis penentuan koridor yang berpotensi. Dengan menggunakan kriteria tersebut ditentukan koridor-koridor jalan di Kota Bandung yang berpotensi terjadi penetrasi. Analisis menunjukkan koridor-koridor jalan di Kota Bandung yang berpotensi terjadi penetrasi kegiatan perdagangan, diantaranya terdapat koridor-koridor jalan yang telah menjadi pusat kegiatan perdagangan, telab menjadi lokasi tujuan masyarakat untuk berbelanja namun masih banyak guna lahan perumahan, dan koridor yang mencirikan adanya kegiatan perdagangan namun belum menjadikannya tujuan masyarakat untuk berbelanja. Selain itu analisis juga menunjukkan eratnya keterkaitan antara system transportasi dengan perkembangan guna lahan.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[073PL/02]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[073PL/02]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[073PL/02]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19142" url="" path="/2496036_073PL-02.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[IDENTIFIKASI KORIDOR YANG BERPOTENSI TERJADI PENETRASI KEGIATAN PERDAGANGAN DI KOTA BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17605]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-16 16:41:02]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-16 16:41:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>