IDENTIFIKASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM Dl KORIDOR CICAHEUM - ALUN-ALUN BANDUNG
Koridor Cicaheum – Alun-alun merupakan salah satu jalur poros utama yang menghubungkan pusat kota dengan terminal Cicaheum di bagian Timur Kota Bandung. Berbagai kegiatan berkembang di sekitar koridor ini seperti pendidikan pertokoan, jasa oleh raga dan lain-lain, sehingga memerlukan sarana angkutan kota, bus kota, dan angkot illegal dirasakan belum dapat memenuhi harapan penumpang. Apalagi keberadaan angkot illegal yang kerap menimbulkan konflik dengan armada angkutan umum resmi lainnya, namun keberadaannya cukup diakui dan dimanfaatkan oleh penumpang/masyarakat. Tujuan dari studi ini adalah mengidentifikasi pelayanan angkutan umum yang sesuai dengan keinginan penumpang angkutan umum di Koridor Cicaheum – Alun-alun Bandung, dan memberikan usulan penyediaan angkutan umum yang sesuai dengan keinginan penumpang. Untuk mencapai tujuan ini dirumuskan beberapa sasaran yang perlu dicapai yaitu:
1. Mengidentifikasi karakteristik penumpang angkutan umum
2. Mengidentifikasi perilaku perjalanan penumpang angkutan umum
3. Mengidentifikasi persepsi penumpang angkutan umum terhadap tingkat pelayanan yang diberikan oleh angkutan umum
4. Mengidentifikasi dan membandingkan karakteristik pelayanan angkutam umum (angkutan kota, bus kota, dan angkot illegal)
5. Mengidentifikasi angkutan umum yang sesuai dengan keinginan penumpang
Metode analisis yang digunakan untuk mencapai sasaran tersebut adalah: menganalisis kondisi pelayanan angkutan umum di Koridor Cicaheum – Alun-alun Bandung, menganalisis karakteristik penumpang dan persepsinya terhadap pelayanan angkutan umum, mengidentifikasi keinginan penumpang akan angkutan umum yang diinginkannya, membandingkan antara harapan penumpang dengan kondisi pelayanan angkutan umum yang ada, analisis tabulasi silang untuk mengetahui hubungan antara persepsi penumpang terhadap pelayanan angkutan umum dengan karakteristik sosial ekonomi penumpang, memproporsikan prioritas harapan penumpang, sehingga berdasarkan prioritas ini dapat diketahui upaya peningkatan pelayanan angkutan umum aar sesuai dengan keinginan/harapan penumpang.
Berdasarkan hasil analisis dapatlah disimpulkan dilihat dari kondisi pelayanan yang telah diberikan selama ini angkutan umum yang beroperasi di Koridor Cicaheum – Alun-alun belum dapat memenuhi harapan penumpang. Demand jumlah penumpang yang ada belum dapat terlayani, diperoleh kesimpulan terdapatnya armada yang memiliki load factors diatas 70% bahkan 100% yang menunjukan angkutan umum yang ada sudah over load tidak dapat menampung demand jumlah penumpang yang ada. Dari 3 moda angkutan umum yang ada yaitu angkutan kota, bus kota dan angkot illegal memiliki karakteristik keunggulan dan kelemahan. Angkutan kota unggul dalam hal seperti waktu tunggu yang lebih baik, tetapi memiliki kekurangan dalam hal seperti waktu tempuh yang lama. Bus kota memiliki keuggulan dalam hal seperti kapasitas angkut yang besar dan ongkos yang murah, dan memiliki kelemahan dalam hal seperti kenyamanan yang buruk karena tingkat pengisian yang tinggi serta waktu tunggu yang cukup lama. Sedangkan angkot illegal unggul dalam hal seperti kenyamana yang lebih baik. Tetapi memiliki kelemaham dalam hal seperti ongkos yang mahal dan tidak memiliki ijin beroperasi, berdasarkan analisis diperoleh kesimpulan juga bahwa sebagian besar responden/penumpang 71,1% berpendapat angkot illegal ini tidak diperlukan dengan alasan ongkosnya yang mahal, adanya angkot resmi dan bus kora yang cukup melayani rute Cicaheum – Alun-alun, serta angkot illegal ini beroperasi illegal. Selain itu angkot illegal ini tidak diperlukan lagi asalkan angkutan umum resmi yang ada lebih dioptimalkan lagi dalam pelayanannya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan pula prioritas harapan yang dikemukakan penumpang akan angkutan umum yang diinginkannya adalah angkutan umum dengan karakteristik: kondisi kendaraan yang bersih dan terawat, ongkos/tarif yang murah, memiliki pengemudi yang disiplin, memiliki tempat duduk yang nyaman, dan penumpang yang tidak berdesakan. Rekomendasi yang dapat diberikan berdasarkan prioritas harapan penumpang guna peningkatan pelayanan angkutan umum di Koridor Cicaheum – Alun-alun ini antara lain: meningkatkan kenyamanan dalam angkutan umum, menyesuaikan ongkos/tarif agar lebih terjangkau oleh penumpang, adanya proses seleksi ketat terhadap calon pengemudi angkutan umum, perbaikan kenyamanan tempat duduk bagi penumpang, menyesuaikan penumpang yang diangkut dengan kapasitas daya angkut kendaraan, meningkatkan waktu operasi, optimalisasi jumlah armada yang beroperasi, penertiban armada angkot illegal, serta penerapan Sarana Angkutan Umum Masal.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).IDENTIFIKASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM Dl KORIDOR CICAHEUM - ALUN-ALUN BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM Dl KORIDOR CICAHEUM - ALUN-ALUN BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM Dl KORIDOR CICAHEUM - ALUN-ALUN BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM Dl KORIDOR CICAHEUM - ALUN-ALUN BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text