// <![CDATA[PERANCANGAN FASILITAS PEJALAN KAKI BERDASARKAN KARAKTERISTIK PERILAKU PEJALAN DI KAWASAN KOMERSIAL AHMAD YANI]]> Ratna Agustina, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Ir. Reny Savitry, M.T. Dosen Pembimbing 1 RETNO ARYATI / 241997003 Penulis
Fasilitas jalan kaki di Kawasan Komersial Ahmad Yani Bandung belum digunakan secara efektif oleh pejalan. Ketidakefektifan ini disebabkan kondisi fasilitas tersebut yang masih kurang baik dalam kuantitas maupun kualitasnya dan disebabkan pula penyediaan fasilitas jalan kaki yang be fum sesuai dengan perilaku pejalan. Tujuan studi ini adalah merumuskan prinsip perancangan di Kawasan Komersial Ahmad Yani berdasarkan karakteristik perilaku pejalan serta persepsi dan preferensi pejalan terhadap fasilitas yang ada. Studi kepustakaan mengenai standar-standar minimum yang harus dipenuhi oleh fasilitas jalan kaki juga dijadikan acuan dalam merumuskan prinsip perancangan fasilitas jalan kaki di kawasan ini. Metoda pendekatan yang dilakukan antara lain adalah : • Mengidentifikasi perilaku, persepsi dan preferensi pejalan • Menilai kinerja dan sediaan fasilitas jalan kaki • Mengetahui sisi permintaan akan kuantitas fasilitas jalan kaki dengan melakukan pengukuran arus pejalan kaki • Mempertimbangkan standar-standar yang harus dipenuhi dalam menyusun prinsip perancangan Hal-hal yang mempengaruhi perumusan prinsip perancangan dan perilaku pejalan antara lain dimensi fasilitas jalan kaki yang harus dapat menampung pejalan yang berjalan rombongan (2-3) orang, pejalan tidak menyukai adanya pedagang kaki lima di jalur berjalan, pejalan akan pindah ke badan jalan bila di trotoar ada gangguan, penyeberang jalan tidak menggunakan fasilitas penyeberangan karena alasan memilih jalur terpendek dan sebagainya. Berdasarkan beberapa perilaku pejalan tersebut serta pertimbangan standar-standar yang harus dipenuhi, maka fasilitas jalan kaki harus bebas dari gangguan yang menghalangi pergerakannya serta harus mudah dilalui oleh pejalan. Konsekuensi terbesar dalam menerapkan perancangan fasilitas jalan kaki dari hasil studi ini adalah mengambil lahan pemilik persil untuk pelebaran trotoar. Untuk itu perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai kemungkinan pelebaran trotoar ini. Perancangan fasilitas jalan kaki yang mempertimbangkan kebutuhan pejalan kaki di atas, diharapkan dapat menjadikan fasilitas jalan kaki di Kawasan Komersial Ahmad Yani menjadi lebih baik dan dapat digunakan secara efektif.