// <![CDATA[IDENTIFIKASI VARIABEL-VARIABEL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN DI KECAMATAN CIMENYAN]]> Akhmad Setiobudi, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 Zufaldy Urufi, S.T. Dosen Pembimbing 2 CHELSI / 2498050 Penulis
Seiring dengan pesatnya pembangunan di Indonesia, pembangunan di daerah-daerah khususnya pedesaan perlu menjadi perhatian penting. Hal ini dikarenakan sector kegiatan utama pedesaan yaitu pertanian diperkiraan akan mengalami penurunan tingkat produksi. Sementara pembangunan pedesaan bisa berhasil apabila pembangunan pertanian dijalankan, dimana pertanian masih merupakan basis perekonomian wilayah pedesaan sebagai penghasil bahan pangan dan mata pencaharian pokok/sumber pendapatan penduduk terutama di Indonesia yang juga mendatangkan devisa Negara. Sehingga disadari betul pentingnya pembangunan pertanian melalui peningkatan produksi, di masa yang akan datang menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks. Kecamatan Cimenyan merupakan salah satu wilayah pedesaan yang bertumpu pada sector pertanian. Untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah disebutkan di atas sangat tergantung pada upaya peningkatan produksi pertanian. Tingkat produksi yang tinggi akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, bahkan terdapat kaitan erat antara produktivitas pertanian dengan pertumbuhan ekonomi secara luas (Ruminta, 1998), dan selain itu akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam upaya pengembangannya diperlukan suatu analisis mendalam mengenai hal-hal yang terkait pada tingkat produksi di sector ini melalui identifikasi variable-variabel yang berhubungan dengan peningkatan produksi baik factor dari dalam (internal) ataupun dari luas (eksternal). Berdasarkan latar belakan dan perumusan masalah tersebut, maka tujuan akhir ini adalah mengidentifikasi variable-variabel yang berhubungan dengan peningkatan produksi pertanian di Kecamatan Cimenyan dengan mengamati sector pertanian yang ada dan pemasaran hasil pertanian Cimenyan sebagai factor eksternal (pendukung supaya peningkatan produksi). Sasaran yang akan dicapai dalam studi ini adalah: 1. Identifikasi terhadap RTRW Kabupaten DT II Bandung dan kebijaksanaan tata ruang Wilayah Kecamatan Cimenyan. 2. Idenifikasi terhadap karakteristik pertanian tanaman pangan dan sayuran di Kecamatan Cimenyan berdasarkan karakteristik sosial ekonomi dan persepsi petani terhadap kondisi pertanian. 3. Identifikasi variable-variabel yang berhubungan dengan peningkatan peroduksi pertanian Cimenyan. Adapun analisis yang digunakan dengan tabulasi silang (crosstabs). Di dalam tabulasi silang ini dilakukan uji Chi-Square untuk melihat kebergantungan dua variable, dan uji derajat keeratan untuk melihat berapa besar hubungan/korelasi antara dua variable yang saling bergantung. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa variable-variabel yang berhubungan dengan peningkatan produksi pertanian di Kecamatan Cimenyan antara lain permintaan, penghasilan petani, tenaga kerja anggota keluarga, percobaan menggunakan cara baru, keahlian, jumlah komoditi, luas lahan, modal, pengadaan reorganisasi, factor penghambat produksi dan factor yang mempengaruhi upaya peningkatan produksi.