EVALUASI PERPARKIRAN KORIDOR JALAN OTO ISKANDAR DINATA BANDUNG
Terkonsentrasinya pusat perdagangan di Jalan Oto Iskandar Dinata Bandung telah menyebabkan peningkatan dan penambahan pergerakan yang dapat menimbulkan pembebanan lalu-lintas pacta jaringan jalan yang ada. Kepadatan lalu-lintas yang tinggi disebabkan karena volume kendaraan yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan yang ada, akibatnya jalan terbebani melampaui batasnya, sehingga hal tersebut menimbulkan dampak kemacetan lalu-lintas karena banyaknya ruas jalan di sebagian pusat Kota Bandung khususnya di Jalan Oto Iskandar Dinata yang digunakan untuk parkir di badan jalan. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi perparkiran koridor Jalan Oto Iskandar Dinata dalam rangka penyediaan ruang parkir dan kebutuhan akan ruang parkir. Perhitungan terhadap penyediaan ruang parkir di Jalan Oto Iskandar Dinata ini memperhatikan keberadaan gedung-gedung parkir yang letaknya berada di sekitar Jalan
Oto Iskandar Dinata, yaitu gedung parkir di Jalan Dalem Kaum, Yogya Kepatihan, dan Kings Shooping Center, agar dalam memperhitungkan kebutuhan akan ruang parkir di Jalan Oto Iskandar Dinata, maka sediaan ruang parkir di gedung-gedung parkir tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna parkir di Jalan Oto Iskandar Dinata. Selain itu, penentuan pelayanan gedung parkir berdasarkan jarak jangkau jalan kaki yaitu 400 meter (mulai dari tempat perhentian parkir ke tempat tujuan) dan kelayakan pembangunan gedung parkir di Jalan Oto Iskandar Dinata (tepatnya Pasar Baru) diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan yang diakibatkan oleh parkir badan jalan. Studi ini menghasilkan kebijakan mengenai perparkiran koridor Jalan Oto Iskandar Dinata, yaitu penentuan jalan-jalan yang bebas parkir (yaitu jalan-jalan sekitar Jalan Oto iskandar Dinata yang terlayani oleh gedung-gedung parkir yang ada dan dinyatakan sebagai jalan bebas parkir adalah Jalan ABC, Jalan Pecinan Lama, Jalan Banceuy, Belakang Pasar Baru, Jalan Suniaraja, Jalan Kebon Jati, Jalan Tamim, Jalan Sudirman, Jalan Asia Afrika, Jalan Kepatihan, Jalan Dalem Kaum, Jalan Karang Anyar, Jalan Dewi Sartika, Jalan Kalipah Apoh, dan Jalan Cibadak. Alokasi parkir berdasarkan radius pelayanan gedung parker bertujuan untuk mengatur lokasi-lokasi yang menggunakan parkir di badan jalan, agar memanfaatkan sediaan gedung parkir yang memiliki radius pelayalnan 400 meter, dan pengaturan sirkulasi lalu-lintas yang berfungsi untuk mengatur lalu-lintas khususnya di Jalan Oto Iskandar Dinata dan umumnya jalan-jalan lain yang terkait dan dipengaruhi oleh aktivitas pergerakan yang akan masuk atau keluar Jalan Oto Iskandar Dinata, agar tercipta lalu-lintas yang aman, nyaman, tertib, terkendali, dan terutama tidak menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).EVALUASI PERPARKIRAN KORIDOR JALAN OTO ISKANDAR DINATA BANDUNG ().:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI PERPARKIRAN KORIDOR JALAN OTO ISKANDAR DINATA BANDUNG ().:FTSP,2003.Text
MLA Style
.EVALUASI PERPARKIRAN KORIDOR JALAN OTO ISKANDAR DINATA BANDUNG ().:FTSP,2003.Text
Turabian Style
.EVALUASI PERPARKIRAN KORIDOR JALAN OTO ISKANDAR DINATA BANDUNG ().:FTSP,2003.Text