<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17654">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN LOKASI USAHA BERDASARKAN PREFERENSI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Reny Savitri., MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DICKY ARDHIANSYAH / 242002043</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2003]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Bandung termasuk salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki intensitas kegiatan heterogen yang cukup tinggi, memiliki permasalahan kegiatan ekonomi marjinal yang besar pula, diantaranya terciptanya kegiatan perdagangan yaitu kegiatan informal dalam bentuk Pedagang Kaki Lima (PKL). Penyebab timbulnya pekerjaan di sektor informal sebagai pedagang kaki lima yaitu terjadinya ketidakseimbangan antara tingkat persaingan pekerja dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai, apalagi dengan meningkatnya arus urbanisasi maka telah mengakibatkan pesatnya perkembangan sektor informal di Kota Bandung. Kawasan perdagangan di koridor Jl. A. Yani dan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kidul sebagai wilayah studi merupakan lokasi yang memiliki tingkat pertumbuhan dan perkembangan PKL yang cukup tinggi di Kota Bandung. Pengaruh keberadaan PKL ini cukup kompleks antara lain keberadaan PKL tentang peraturan pemerintah tentang K3 yaitu Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan. Penggunaan trotoar dan badan jalan bagi kegiatan perdagangan PKL berdampak pada penurunan fungsi trotoar sehingga kenyamanan dan keamanan pejalan kaki menjadi terganggu dan menyebabkan hambatan yang berakibat penundaan perjalanan dan ketidakefisienan penggunaan kapasitas jalan bagi lalu lintas kendaraan. Hal ini didasari pada kecenderungan PKL dalam memilih lokasi usahanya yaitu berorientasi kepada pusat-pusat kegiatan/pusat kota yang cenderung memiliki tingkat konsentrasi konsumen
yang tinggi. Hasil analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan metode crosstab atau tabulasi silang menunjukkan bahwa pada umumnya variable-variabel yang terdapat pada setiap faktor pemilihan lokasi usaha memiliki hubungan secara tidak langsung terhadap karakteristik PKL yang diperlihatkan oleh derajat keeratan yang lemah tapi pasti. Hal ini disebabkan oleh banyaknya variasi jawaban terhadap variabel-variabel di dalamnya, selain terdapat karakteristik PKL yang beranggapan sangat berpengaruh, terdapat pula pilihan lainnya yaitu cukup berpengaruh, kurang berpengaruh dan ragu-ragu, sehingga hubungan yang dimiliki oleh suatu karakteristik PKL dengan suatu variabel pemilihan lokasi usaha menjaill lemah (tersamar). Penentuan prioritas terhadap faktor-faktor pemilihan lokasi usaha pada analisis yang dilakukan dengan menggunakan metoda AHP (Analythic Hierarchy Process) mdiperlihatkan bahwa Kestrategisan Lokasi merupakan faktor prioritas yang mempertimbangkan oleh PKL dalam pemilihan lokasi usaha, hal ini ditunjukkan pula oleh persepsi PKL terhadap variable-variabel yang terdapat dalam faktor kestrategisan lokasi usaha, dimana sebagian besar PKL menganggap bahwa variabel-variabel tersebut sangat berpengaruh untuk dipertimbangkan dalam pemilihan suatu lokasi usaha. Diharapkan study ini bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi pihak pemerintah dalam upaya penanganan PKL, baik melalui relokasi, penertiban maupun pengaturan PKL melalui kebijakan pemerintah, agar keberadaan PKL dapat memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kota Bandung dan dapat meminimalisasi dapak negatif yang ditimbulkan dari keberadaan PKL.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[136PL/03]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[136PL/03]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[136PL/03]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19199" url="" path="/242002043_136PL-03.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN LOKASI USAHA BERDASARKAN PREFERENSI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17654]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 10:22:52]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 10:23:09]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>