<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17665">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENENTUAN KAWASAN PERMUKIMAN RAWAN KEBAKARAN DI KECAMATAN BATUNUNGGAL KOTA BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Enni Lindia Mayona, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yanti Budiyantini, Ir.,M.Dev.Plg.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIZKI SUMARDONO / 241999009</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2004]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Bencana kebakaran adalah suatu bencana yang tidak dapat dihindari, tetapi dapat dicegah dan ditanggufangi. Sudah banyak bencana kebakaran yang menelan korban jiwa dan kerugian materi yang cukup besar. Kejadian kebakaran yang menyebabkan kerugian tersebut paling sering terjadi adalah pada kawasan permukiman dan di Kola Bandung kawasan itu adalah di Kecamatan Batununggal. Lingkungan fisik yang tidak teratur dan kurang selaras seperti permukiman kumuh di mana material bangunannya mudah terbakar dan kondisi padatnya penduduk menyebabkan lingkungan tersebut rawan kebakaran. Kurangnya penyediaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana kebakaran dan kurangnya kesadaran masyarakat akan arti pentingnya pencegahan dan penanggulangan kebakaran semakin memperburuk akibat yang ditimbulkan oleh bencana kebakaran itu sendiri, khususnya pada kawasan permukiman. Semua kejadian kebakaran dihadapkan oleh permasalahan mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan studi ini adalah penentuan kawasan permukiman rawan kebakaran sebagai upaya untuk pencegahan tahap awal terhadap kebakaran karena lebih baik mencegah kebakaran daripada memadamkannya. Untuk menentukan kawasan permukiman rawan kebakaran maka ditetapkan sasaran-sasaran utama yaitu:
• Merumuskan kriteria yang menjadikan suatu daerah rawan dikatakan rawan kebakaran.
• Menentukan kondisi kawasan permukiman rawan kebakaran saat ini berdasarkan kriteria daerah rawan kebakaran.
• Menentukan kawasan pem1ukiman rawan kebakaran berdasarkan kriteria yang telah dibobotkan.
Dari tujuan dan sasaran di alas, dilakukan pembobotan kriteria terpenting dengan menggunakan Analisis Proses Hierarkhi dan penentuan kawasan, pemukiman rawan kebakaran pada setiap kelurahan di Kecamatan Batununggal sebagai wilayah studi dengan metode perhitungan indeks score. Namun sebelumnya dilakukan terlebih dahulu analisis resiko kebakaran karena analisis ini dipakai sebagai salah satu kriteria terpenting. Kriteria terpenting itu adalah ketersediaan sarana dan prasarana kebakaran, kondisi bangunan kawasan permukiman, analisis resiko kebakaran, kepadatan penduduk, ketersediaan satwankar dan intensitas kebakaran. Berdasarkan kriteria terpenting kawasan permukiman setiap kelurahan dilakukanlah penilaian, sehingga didapat kawasan pemukiman rawan kebakaran pada setiap kelurahan di Kecamatan Batununggal. Kawasan permukiman paling rawan kebakaran itu adalah Kelurahan Kebon Gedang dan Kawasan permukiman tidak rawan adalah Kelurahan Kaca Piring.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[167PL/04]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[167PL/04]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[167PL/04]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19210" url="" path="/241999009_167PL-04.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENENTUAN KAWASAN PERMUKIMAN RAWAN KEBAKARAN DI KECAMATAN BATUNUNGGAL KOTA BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17665]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 14:47:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 14:47:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>