PENENTUAN ZONA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI TRIKORA DI PULAU BINTAN


Potensi wisata alam dan dilengkapi dengan potensi wisata budaya yang terkandung di wilayah Kabupaten Kepulauan Riau, khususnya kawasan Pantai Trikora menjanjikan barbagai macam kegiatan rekreasi yang prospektif untuk dikembangkan. Dengan berkembangnya sektor pariwisata di wilayah tersebut juga dimaksudkan dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat, di samping juga menambah devisa negara.
Pengembangan kawasan Pantai Trikora makin hari semakin dirasakan, hal ini ditunjukkan dengan bermunculnya beberapa hotel di kawasan tersebut yang kemudian dilengkapi dengan fasilitas rckrcasi lainnya dan banyak Jahan di sepanjang pantai sudah diincar beberapa investor. Untuk mengembangkan kawasan ini tidak dapat dilepaskan dari kepentingan penduduk akan lahan permukiman dan sumber mata pencaharian serta perlindungan alam yang sering terabaikan dalam pengembangan suatu wilayah.
Dasar pemikiran yang akan digunakan dalam studi ini, yaitu : pertama, karakteristik kemiringan lereng, jenis tanah, vegetasi, pola guna lahan dan lansekap yang bila dilihat secara kesatuan akan menampakkan kesesuaian penggunaan yang hakiki untuk suatu kegiatan tertentu. Kedua, daya dukung/ kemampuan lahan yang mencerminkan batas suatu areal untuk dapat mendukung suatu kegiatan tertentu tanpa harus merubah kualitas lingkungannya.
Kemampuan dalam arti fisik suatu lansckap untuk menerima usulan pengembangan atau kegiatan serta kualitas visualnya. Hal ini didekati dengan metode VAC (Visual Absorption Capability). Faktor- faktor yang akan berpengaruh dalam penilaian VAC ini adalah kemiringan lereng, tipe vegetasi, kondisi tanah, keragaman lansekap. Tcrdapat 3 kelas kcmampuan laban yang masing-masing mencenninkan tingkat kemampuan penyerapan perubahan visual dari yang paling tinggi sampai paling rendah.
Dari hasil analisis kesesuaian lahan memberikan kemungkinan beberapa jenis kegiatan pada areal tertentu, ini memerlukan metode tumpang tindih untuk mendapatkan secara pasti kesesuaian antar peruntukan lahannya. Hasil dari kesesuaian tersebut menyimpulkan, bahwa di kawasan ini terbagi menjadi 4 zona pengembangan kegiatan di Pantai Trikora.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang SUSENO / 241999012 - Personal Name
Widya Suryadini, S.T.,M.T. - Personal Name
Amanda Pingkan W, ST, M.Sc - Personal Name
No. Panggil 194PL/05
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2005
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2005).PENENTUAN ZONA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI TRIKORA DI PULAU BINTAN().Teknik Planologi:FTSP

.PENENTUAN ZONA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI TRIKORA DI PULAU BINTAN().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text

.PENENTUAN ZONA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI TRIKORA DI PULAU BINTAN().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text

.PENENTUAN ZONA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI TRIKORA DI PULAU BINTAN().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id