// <![CDATA[PENGARUH KEGIATAN KONSUMSI TENAGA KERJA INDUSTRI KECIL TERHADAP PENDAPATAN PENDUDUK PEMILIK USAHA DI KAWASAN CIGONDEWAH]]> Shinta Kusumawati, S.T. Dosen Pembimbing 2 Akhmad Setiobudi, Ir, M.T. Penulis BILLY TRI CIPTADI / 241999016 Penulis
Pemerintah Kota Bandung mempunyai visi pengembangan untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota jasa yang memberikan inspirasi, semangat dan peluang usaha para pelaku bisnis untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya menjadikan Kawasan Cigondewah sebagai Kawasan Wisata Belanja dan sentra industri kecil di Kota Bandung. Kawasan Cigondewah merupakan kawasan industri kecil yang mengolah barang bekas menjadi barang layak pakai. Industri-industri yang berkembang di Kawasan tersebut adalah; industri kardus, kain, topi, kaos kaki, pakaian, dan majun, dengan total pengusaha berjumlah ±120 pengusaha untuk berbagai jenis usaha. Jumlah tenaga kerja di Kawasan Cigondewah adalah sebanyak 2.160 orang. Dalam studi ini akan dilakukan penelitian mengenai pengaruh kegiatan konsumsi tenaga kerja industri kecil di Kawasan Cigondewah terhadap pendapatan penduduk, khususnya pendapatan penduduk pemilik usaha. Analisis yang digunakan adalah analisis secara kuantitatif dengan bantuan model Keynesian I dengan melihat adanya multiplier (pengganda) dari kegiatan konsumsi tenaga kerja industri kecil terhadap pendapatan penduduk pemilik usaha. Hasil studi mengemukakan bahwa, besarnya multiplier untuk konsumsi utama secara keseluruhan (makanan, angkutan umum, kesehatan, komunikasi, kontrakan/kost) sebesar 1,03. Dengan perkiraan besar multiplier yang dihasilkan dari konsumsi makanan (warung nasi) sebesar 1,02 kali, transportasi (angkutan umum) sebesar 1, 002 kali, kesehatan sebesar 1,0001, komunikasi sebesar 1,002 kali dan sewa kontrakan/kost sebesar 1,001 kali. Berarti besarnya kegiatan konsumsi tenaga kerja industri kecil akan melipatgandakan jumlah pendapatan penduduk pemilik usaha di Kawasan Cigondewah sebesar efek multiplier yang terjadi pada kegiatan konsumsi utama tersebut Jumlah pemilik usaha di Kawasan Cigondewah sebanyak 168 pemilik dan kesejahteraannya termasuk ke dalam golongan keluarga sejahtera I. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa pendapatan untuk seluruh pemilik usaha sebelumnya berjumlah Rp. 84.500.000,00, setelah dikalikan dengan efek pengganda bertambah menjadi sebesar Rp. 85.340.650,00 dengan keuntungan sebesar Rp.840.650,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, akibat dari kegiatan konsumsi tenaga kerja industri kecil di Kawasan Cigondewah mempengaruhi peningkatan pendapatan penduduk pemilik usaha, tetapi belum dapat merubah golongan keluarga pemilik usaha tersebut.