PENYEDIAAN TPS DAN KENDARAAN ANGKUT SAMPAH DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT (Studi Kasus : Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Kota)
Pertambahan jumlah penduduk mempengaruhi berlambahnya timbulan sampah serta beragamnya jenis sampah yang dihasilkan. Bertambahnya limbulan sampah ini tidak didukung oleh perlambahan sarana dan prasaran kebersihan yang memadai yaitu TPS dan kendaraan angkut sampah, sehingga permasalahan yang timbul yaitu terjadinya timbulan sampah yang tidak lerangkut serta adanya gunungan sampah dibeberapa sudut kota, khususnya di Kecamatan Pontianak Kota dan Kecamatan Pontianak Selatan. Dari jumlah kendaraan yang tersedia, Dinas Kebersihan hanya mampu melayani pengangkutan sampah sebesar 64% untuk Kecamatan Pontianak Kola dan 63% untuk Kecamatan Pontianak Selatan pada tahun 2004.
Adapun tujuan studi ini adalah menentukan kebutuhan TPS dan kendaraan angkut sampah di Kecamatan Pontianak Kota dan Kecamatan Pontianak Selatan beserta kebutuhan biaya guna meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah di dua kecamatan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka sasaran penelitian ini adalah memproyeksi jumlah timbulan sampah dari penduduk di dua kecamatan, menganalisis kebutuhan jumlah TPS dan kesesuaian lokasi TPS. menganalisis kebutuhan kendaraan angkut sampah, memproyeksikan daya lampung TP A, dan menghitung biaya yang dibutuhkan dalam penyediaan TPS dan kendaraan angkut sampah, serta merumuskan rekomendasi kepada pihak Pemerintah Kola Ponlianak.
Kesimpulan yang didapat yaitu perlunya penambahan TPS dan kendaraan angkut sampah di dua kecamatan tersebut, kesesuaian lokasi TPS, belum optimalnya pelayanan angkut sampah di dua kecamatan tersebut, khususnya di Kecamatan Ponlianak Kota, serta adanya kekurangan dana untuk penyediaan sarana dan prasarana sampah yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Rekomendasi yang dapal diberikan adalah penyediaan prasarana dan sarana sampah yaitu pemerintah perlu menyediakan dan menambah TPS dan kendaraan angkut sampah yang kurang, memperbaiki dan menggant i TPS yang rusak, perlunya penerapan teknologi dalam pengolahan dan pemanfaatan sampah, penetapan system 3 R. yaitu Reduce, Reuse dan Recycle, rekomendasi dalam hal pembiayaannya yaitu menyerahkan penanganan sampah kepada pihak swasta terutama dalam hal pembiayaan, dan pertimbangan adanya bantuan dalam penyediaan biaya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PENYEDIAAN TPS DAN KENDARAAN ANGKUT SAMPAH DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT (Studi Kasus : Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Kota) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENYEDIAAN TPS DAN KENDARAAN ANGKUT SAMPAH DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT (Studi Kasus : Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Kota) ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text
MLA Style
.PENYEDIAAN TPS DAN KENDARAAN ANGKUT SAMPAH DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT (Studi Kasus : Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Kota) ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text
Turabian Style
.PENYEDIAAN TPS DAN KENDARAAN ANGKUT SAMPAH DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT (Studi Kasus : Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Kota) ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text