Detail Cantuman

DAMPAK PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-JATINANGOR TERHADAP PENGURANGAN VOLUME LALU-LINTAS PADA RUAS JALAN CILEUNYI-JATINANGOR

DAMPAK PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-JATINANGOR TERHADAP PENGURANGAN VOLUME LALU-LINTAS PADA RUAS JALAN CILEUNYI-JATINANGOR


Keberadaaan perguruan tinggi di Jatinangor memacu adanya perkembangan kegiatan yang cenderung bersifat spontan dan tak terarah. Perkembangan kegiatan tersebut menimbulkan permasalahan, salah satunya masalah transportasi. Permasalahan transportasi yang muncul adalah ruas jalan yang tidak dapat lagi menampung arus komuter, sehingga per lu dilakukan upaya pengembangan transportasi kereta api yang memiliki banyak keuntungan antara lain realtif murah dan dapat menghemat waktu. Dalam rencana pengembangan kereta api dilakukan identifikasi jumlah permintaan dan sediaan kereta api untuk Bandung-Jatinangor. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui dampak pengaktifan kembali K.A Bandung-Jatinangor terhadap pengurangan volume lalu-lintas pada ruas jalan Cileunyi-Jatinangor. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dan polinimial untuk mengetahui jumlah komuter tahun 2014, yang terdiri dari mahasiswa, staf dan penduduk Jatinangor yang bekerja di Bandung, untuk menentukan jumlah gerbong yang dibutuhkan untuk K.A Bandung-Jatinangor dan un tuk mengetahui pengurangan volume lalu-lintas Cileunyi-Jatinangor. Berdasarkan hasil analisis diperoleh perkiraan potensi komuter yang menggunakan K.A sebanyak 8.746 orang (terdiri dari 3.302 orang mahasiswa dan staf, dan 5.444 orang penduduk Jatinangor). Jumlah gerbong yang dibutuhkan adalah 6 gerbong/rangkaian, karena rencana K.A Bandung-Jatinangor ini terdiri dari 2 (dua) rangkaian, sedangkan pengurangan volume lalu-lintas Cileunyi-Jatinangor ini berkurang sebesar 63 SMP/Jam. Rekomendasi yang dapat diberikan dengan adanya rencana pengaktifan kembali K.A Bandung-Jatinangor ini adalah perhatian pemerintah terhadap berkurangnya pendapatan bagi pengusaha angkutan umum. Rekomendasi lainnya adalah perhatian pada jumlah permintaan dan jumlah gerbong yang dibutuhkan, mengingat kebutuhan dan populasi manusia yang semakin meningkat dan rekomendasi untuk perencanaan jangka panjangnya adalah jalan layang (flyover) karena jalur K.A Bandung-Jatinangor tersebut
melewati jalan propinsi, yang bertujuan untuk melancarkan arus lalu-lintas.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang R.DEWI LESTARI / 242000022 - Personal Name
Akhmad Setiobudi, Ir, M.T. - Personal Name
Ratna Agustina, S.T., M.T.. - Personal Name
No. Panggil 186PL/05
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2005
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2005).DAMPAK PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-JATINANGOR TERHADAP PENGURANGAN VOLUME LALU-LINTAS PADA RUAS JALAN CILEUNYI-JATINANGOR().Teknik Planologi:FTSP

.DAMPAK PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-JATINANGOR TERHADAP PENGURANGAN VOLUME LALU-LINTAS PADA RUAS JALAN CILEUNYI-JATINANGOR().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text

.DAMPAK PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-JATINANGOR TERHADAP PENGURANGAN VOLUME LALU-LINTAS PADA RUAS JALAN CILEUNYI-JATINANGOR().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text

.DAMPAK PENGAKTIFAN KEMBALI KERETA API BANDUNG-JATINANGOR TERHADAP PENGURANGAN VOLUME LALU-LINTAS PADA RUAS JALAN CILEUNYI-JATINANGOR().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id