PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Kecamatan Kalianda terletak di Kabupaten Lampung Selatan banyak memiliki ragam jenis objek wisata yang berpotensi untuk dikembangkan. Pada saat ini keberadaan objek wisata yang ada belum berkembang dengan baik. Belum berkembangnya beberapa objek wisata yang ada dikarenakan beberapa hal diantaranya yaitu kurangnya aksesibilitas yang ada untuk menuju objek wisata yang ada, terbatasnya sarana dan prasarana yang ada, serta atraksi yang kurang menarik para pengunjung. Selain itu, menurut Dinas Pariwisata Lampung, belum berkembangnya objek wisata yang ada dikarenakan dana yang terbatas untuk sektor pariwisata, sehingga promosi yang dilakukan kurang maksimal dan para investor kurang berminat untuk mengembangkan objek wisata yang ada. Oleh karena itu, maka dibuat suatu prioritas pengembangan objek wisata yang ada, sehingga objek wisata yang ada dapat berkembang satu per satu, yang pada akhirnya dapat berkembang selurnhnya. Susunan urutan prioritas pengembangan objek wisata di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan dilakukan dengan menggunakan Analytical Hierarchy Proses (AHP) dan studi banding objek wisata yang telah berkembang dengan standar kepariwisataan. Adapun susunan urutan prioritas yang ada yaitu pertama Pantai Bagus, dengan bobot 16.4%; kedua Pantai Sapenan, dengan bobot 16.4 %; ketiga Way Belerang Simpur, dengan bobot 15.2 %; keempat Pantai Guci Batu Kapal, dengan bobot 12.5 %; kelima Pantai Air Panas, dengan bobot 12.2 %; keenam Pantai Way Urang, dengan bobot 10.8 %; ketujuh Pantai Air Terjun Way Peros, dengan bobot 6.8 %; kedelapan Pantai Tanjung Beo, dengan bobot 5.5 %; dan terakhir Goa Maja, dengan bobot 3.9 %;. Dalam pengembangan objek wisata yang ada, dipilih 3 (tiga) objek wisata yang akan diprioritaskan pengembangannya yaitu Pantai Bagus, Pantai Sapenan dan Pantai Tanjung Beo. Pemilihan ini berdasarkan pada kriteria dalam AHP (aksesibilitas, sarana dan prasarana serta atraksi) dan tinjauan kebijakan kepariwisataan yang ada. Tiga objek wisata yang diprioritaskan dalam pengembangannya terdapat kebutuhan pengembangan. Adapun kebutuhan pengembangan yang ada dari 3 (tiga) objek wisata yang diprioritaskan yaitu: untuk objek wisata Pantai Bagus, kebutuhan pengembangan pertama yaitu aksesibilitas, kedua sarana dan prasarana, sedangkan yang terakhir yaitu atraksi; untuk objek wisata Pantai Bagus kebutuhan pengembangan yang pertama yaitu aksesibilitas, yang kedua sarana dan prasarana dan yang ketiga atraksi; sedangkan untuk objek wisata Pantai Tanjung Beo, kebutuhan pengembangan yang pertama yaitu aksesibilitas, yang kedua atraksi dan yang ketiga sarana dan prasarana.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text
MLA Style
.PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text
Turabian Style
.PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text