PAKET WISATA JALAN KAKI PADA OBYEK WISATA BERSEJARAH Dl KAWASAN PUSAT KOTA BANDUNG
Kota Bandung yang disebut-sebut sebagai museum arsitektur, memiliki sejumlah bangunan eagar budaya peninggalan masa Kolonial Belanda dan hanya Kota Bandung-lah satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki sejumlah bangunan karya arsitektur Bung Karno. Kawasan Pusat Kota Bandung merupakan sebuah kawasan yang menjadi titik tolak bagi perkembangan Kota Bandung selanjutnya. Sebagai bagian dari inti perkembangan Kota Bandung, Kawasan Pusat Kota mewarisi sejumlah bangunan dan situs eagar hudaya. Keberadaan bangunanbangunan peninggalan masa kolonial Belanda ini berfungsi untuk memberitahukan kepada generasi yang tidak mengalami masa penjajahan bahwa bangsa kita pernah berjuang melawan bangsa Belanda demi mencapai kemerdekaan sehingga generasi muda dapat menghargai dan memperjuangkan kemerdekaan yang telah diraih. Sedangkan bagi para warga negara Belanda dan warga asing lainnya, mereka dapat melihat keunikan arsitektur Belanda pada masa lalu. Pengenalan bangunan-bangunan peninggalan masa kolonial Belanda ini dapat dilakukan dengan menjadikannya sebagai obyek wisata sehingga pengunjung dapat melihat secara langsung bangunan-bangunan bersejarah tersebut. Melihat potensi yang dimiliki Kota Bandung tersebut, penulis menyediakan suatu -kegiatan wisata minat khusus berupa wisata jalan kaki yang mengunjungi bangunan dan situs budaya bersejarah yang ada di Kawasan Pusat Kota Bandung. Dalam studi ini, penulis menggunakan metode analisis deskriptif yang digunakan saat menentukan tema untuk setiap paket, memilih bangunan dan situs budaya bersejarah serta penentuan rute untuk setiap tema. Pemilihan tema untuk setiap paket diringkas dari buku Wajah Bandoeng Tempo Doeloe karangan Haryoto Kunto dan keterangan dari Bandung Trails. Untuk memilih bangunan dan situs budaya yang bersejarah digunakan kriteria dari Pcraturan Oacrah Daerah Khusus lbukota Nomor 9 Tahun 1999. Penentuan rute didasarkan pada jarak tcmpuh terpendek antar obyek wisata terpilih. Rut yang dibuat akan mempengaruhi jarak tempuh dan waktu pelaksanaan yang ditentukan maksimal sclama ± 2 jam. Total waktu pelaksanaan selama ± 2 jam juga sudah termasuk waktu istirahat yang berkisar antara 10 - 15 menit.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PAKET WISATA JALAN KAKI PADA OBYEK WISATA BERSEJARAH Dl KAWASAN PUSAT KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PAKET WISATA JALAN KAKI PADA OBYEK WISATA BERSEJARAH Dl KAWASAN PUSAT KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text
MLA Style
.PAKET WISATA JALAN KAKI PADA OBYEK WISATA BERSEJARAH Dl KAWASAN PUSAT KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text
Turabian Style
.PAKET WISATA JALAN KAKI PADA OBYEK WISATA BERSEJARAH Dl KAWASAN PUSAT KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2005.Text