<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17705">
<titleInfo>
<title><![CDATA[REVITALISASI KOTA TUA JAKARTA SEBAGAI KAWASAN WISATA (Studi Kasus :]]></title>
<subTitle><![CDATA[Taman Fatahillah Jakarta Barat)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Widya Suryadini, S.T.,M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Sri Hidayati Djoefan, M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bukitoma Pennana / 2496003</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cindy Robertha A. B. (/ 2496009</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Kris Deanira / 2496027</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2001]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kecenderungan wisata di dunia pada saat ini adalab wisata kota tua. Wisata kota tua tersebut bertujuan untuk mempertabankan ciri peradaban dan budaya dari bangunan bersejarah. Di tengah keramaian dan ketidakteraturan Kota Jakarta, pemerintah berusaha untuk mengembangkan kota tua sebagai kawasan wisata. Kota tua yang tempo dulu menjadi pusat kegiatan kompeni Belanda banyak menyimpan peninggalan bangunan bersejarah. Kawasan Kota Tua Jakarta memiliki banyak bangunan bersejarah yang dibiarkan kosong dan tidak terawat. Museum Fatahillab, Museum Seni Rupa dan Museum Wayang sebagai potensi wisata di kawasan tersebut tidak berkembang mendukung kegiatan wisata. Salah satu cara untuk mengembangkan potensi kegiatan wisata kota tua adalah dengan merevitalisasi kawasan tersebut. Tujuan dari studi yang dilakukan adalah penataan kawasan Kota Tua Jakarta dengan cara pengembangan potensi kegiatan wisata yang ada untuk menghidupkan kembali kawasan kota tua tersebut. Kegiatan revitalisasi tersebut dikaji dalam tiga aspek, yaitu aspek peremajaan, aspek manajemen lahan dan aspek transportasi. Sasaran dari studi yang dilakukan berdasarkan aspek peremajaan adalab menentukan jenis peremajaan yang dapat diterapkan di kawasan Kota Tua Jakarta, aspek transportasi adalab mengbasilkan arahan pengelolaan lalu lintas dan parkir, dan aspek manajemen lahan adalah menentukan konsep dan perangkat pengendalian pemanfaatan lahan dan ruang serta penertiban pelanggaran pemanfaatan ruang. Studi revitalisasi kawasan Taman Fatabillah dan sekitamya menitikberatkan pada peremajaan kawasan kota tua menjadi kawasan yang mendukung pengembangan potensi kegiatan wisata dengan pengadaan elemen-elemen pendukung kegiatan wisata. Aspek peremajaan menganalisis pengembangan kawasan wisata melalui strategi tipologi peremajaan yang dapat diterapkan di wilayab studi yaitu konservasi, preservasi gentrifikasi, rehabilitasi dan renovasi. Aspek manajemen lahan menganalisis penanganan pengendalian pemanfaatan lahan yaitu Bundle of Rights, Police Power, Land Sharing, kebijaksanaan pengendalian lahan; pengendalian pemanfaatan ruang serta penanganan pelanggaran pemanfaatan ruang akibat perkembangan potensi kegiatan wisata melalui Taxation, Bundle of Rights, Police Power, Eminent Domain dan Sanksi pidana/perdata. Aspek transportasi menganalisis sistem kegiatan, jaringan pergerakan, parkir dan pengembangan transportasi yang mendukung pengembangan kegiatan wisata. Hasil dari analisis masing-masing aspek mengbasilkan suatu penataan pengembangan kegiatan wisata di kawasan Kota Tua Jakarta.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[057PL/01]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[057PL/01]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[057PL/01]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19250" url="" path="/2496003_2496009_2496027_057PL-01.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[REVITALISASI KOTA TUA JAKARTA SEBAGAI KAWASAN WISATA (Studi Kasus : Taman Fatahillah Jakarta Barat)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17705]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-31 16:22:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-31 16:22:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>