// <![CDATA[DAMPAK LINGKUNGAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DI SITU LENGKONG PANJALU]]> Sony Herdiana, ST., M.Reg.Dev. Dosen Pembimbing 2 Dr. Wanjat Kastolani, M.S. Dosen Pembimbing 1 CUCU HERAWATI / 242001003 Penulis
Bahan bakar minyak dari tahun ketahun selalu terjadi penurunan. Oleh karena itu pariwisata dapat dijadikan sebagai sektor andalan dalam pemasukan devisa. Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki banyak daya tarik wisata alam yang dapat ditawarkan, seperti keunikan, keindahan alam dan keanekaragaman hayatinya. Situ Lengkong Panjalu merupakan salah satu tujuan wisata alam yang terdapat di Kabupaten Ciamis. Daya tarik yang ditawarkan berupa pemandangan alam yang masih bersifat alami, dan keanekaragaman flora dan fauna. Kurangnya sarana dan prasarana menyebabkan potensi yang dimiliki tidak dapat termanfaatkan secara optimum. Karena itu Pemda setempat merencanakan pembangunan berbagai fasilitas pendukung, diantaranya adalah cottage, restoran dan sarana olah raga. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan pendapatan daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Permasalahan yang dihadapi adalah tidak semua pembangunan fasilitas memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat saja, karena bagaimanapun juga pembangunan tersebut akan memberikan dampak yang negatif terhadap lingkungan setempat. Dengan demikian, maka diperlukan evaluasi dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan dari adanya pembangunan fasilitas tersebut, dengan menggunakan analisis dampak lingkungan. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Matrik Leopold. Matrik Leopold adalah suatu cara mengidentifikasi dampak yang dapat ditimbulkan dari suatu pembangunan, dengan menggunakan dua daftar uji yaitu penyebab dampak (aktivitas yang dilakukan) dan komponen yang diperkirakan akan terkena dampak. Dari basil analisis tersebut, maka dapat diketahui komponen-komponen apa saja yang dapat terkena dampak.