// <![CDATA[PENINGKATAN PELAYANAN JALAN DI KORIDOR Dr. DJUNDJUNAN]]> Sony Herdiana, ST., MReg.Dev. Dosen Pembimbing 2 Suwardjoko P. Warpani, Ir., MTCP Dosen Pembimbing 1 SENNY SEPTIANY RUBIANTY / 242001032 Penulis RACHMARIA PERTIWI / 242001042 Penulis 2
Kota Bandung dan Kota Jakarta adalah dua kota yang merupakan pusat kegiatan masyarakat di Jawa Barat. Sebagai kota pusat kegiatan masyarakat, sarana dan prasarana transportasi merupakan komponen yang sangat penting bagi ke dua kota tersebut. Pembangunan jalan. Tol Cipularang yang menghubungkan dan memperkecil jarak serta waktu tempuh antara Kota Bandung-Kota Jakarta mempengaruhi pergerakan di Kota Bandung. Hal ini dapat terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan perhari di setiap pintu tol di Kota Bandung setelah dibukanya jalan tol tersebut. Jalan Tol Cipularang yang terhubung dengan seluruh pintu tol di Kota Bandung mempengaruhi pergerakan di Koridor Dr. Djundjunan, terutama di ruas Jalan Dr. Djundjunan. Hal ini disebabkan pintu Tol Pasteur merupakan pintu tol yang memiliki akses paling kuat dengan pusat Kota Bandung. Tingginya pergerakan di wilayah studi juga disebabkan oleh banyaknya jenis kegiatan yang membangkitkan pergerakan. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya konflik lalu lintas dan rendahnya tingkat pelayanan jalan di Koridor Dr. Djundjunan. Tujuan dari studi ini adalah meningkatkan pelayanan jalan (level of service), terutama ruas jalan Dr. Djundjunan sebagai jalan arteri primer yang harus melayani arus pergerakan lokal dan regional. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, maka dilakukan beberapa analisis yang meliputi analisis guna lahan sebgai produsen lalu lintas, analisis volume lalu lintas, kapasitas jalan, serta kecepatan rata-rata kendaraan yang melalui ruas-ruas jalan di wilayah studi sebagai tolak ukur tingkat pelayanan jalan. Selain itu, dalam studi ini juga dilakukan analisis kecenderungan guna lahan dan perhitungan proyeksi volume lalu lintas untuk periode 10 tahun mendatang, sehingga didapat perkiraan tingkat pelayanan jalan pada tahun 2016. Kesimpulan yang didapat dalam studi ini kemudian akan dipertimbangkan sebagai dasar penentuan rekomendasi untuk meningkatkan pelayanan jalan di wilayah studi, terutama ruas jalan Dr. Djundjunan. Rekomendasi yang diajukan adalah upaya-upaya pengelolaan lalu lintas untuk meminimalisasi konflik lalu lintas dan meningkatakan keandalan sirkulasi pergerakan di wilayah studi.