// <![CDATA[PENGARUH PERUBAHAN PEMANFAATAN LAHAN TERHADAP NILAI PDRB (Studi Kasus:]]> Shinta Kusumawati, S.T. Dosen Pembimbing 2 Yanti Budiyantini, Ir.,M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 1 NOVAGENIE RATNAPURI / 242001089 Penulis
Ketersediaan lahan memiliki sifat yang tidak bertambah dari tahun ke tahun. Di sisi lain perkembangan sosial ekonomi menuntut adanya kenaikan permintaan lahan, baik dari segi luas maupun dari segi keragamannya. Perubahan pemanfaatan lahan dapat memberikan pengaruh kepada perkembangan kota. Terjadinya perkembangan kota pada hakekatnya dipengaruhi oleh factor penduduk dan faktor kegiatan masyarakat. Kabupaten Bandung pada kurun waktu 1980-1995 mengalami peningkatan jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu 6,65% per tahun. Pertumbuhan penduduk yang pesat ini tentunya memberi dampak terhadap perubahan pemanfaatan lahan, selain itu keberadaan Kabupaten Bandung yang termasuk ke dalam Wilayah Metropolitan Bandung, juga menjadi penyebab meningkatnya perubahan penggunaan lahan di kabupaten tersebut. Pada dasarnya peralihan fungsi lahan hampir mustahil untuk dihindarkan. Begitupun yang terjadi di Kabupaten Bandung, pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat menyebabkan kebutuhan akan ruangpun semakin bertambah, sehingga secara tidak langsung menyebabkan pergeseran fungsi pemanfaatan lahan. Tentunya pergeseran ini akan memberi pengaruh terhadap berbagai sektor-sektor kegiatan yang ada, salah satu pengaruhnya yaitu terhadap pendapatan dari kegiatan itu sendiri, dalam hal ini yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari uraian di atas, maka dirumuskan tujuan penelitian ini adalah menilai sejauh mana pengaruh perubahan pemanfaatan lahan di Kabupaten Bandung terhadap perkembangan ekonomi kabupaten tersebut. Untuk roencapai tujuan tersebut dirumuskan sasaran yaitu teranalisisnya besar pengaruh perubahan pemanfaatan lahan terhadap nilai PDRB sektoral dengan menggunakan metode elastisitas, terprediksinya nilai PDRB tahun 2010 berdasarkan rencana pemanfaatan lahan tahun 2010 dan nilai elastisi tas, serta terumuskannya arahan kebijakan sektoral berdasarkan hasil studi dan kajian kebijakan yang ada. Berdasarkan hasil studi, pengaruh perubahan pemanfaatan lahan terhadap nilai PDRB dilihat dari nilai elastisitas, peringkat pertama diduduki oleh pertanian (2.603,778), permukiman (225,120), industri (136,721), jasa (23,971), dan lainnya (8,471). Nilai PDRB tahun 2010 berdasarkan rencana pemanfaatan lahan 2010 dan hasil studi ini adalah pertanian menurun sebesar 121,883%, industri meningkat sebesar 185,640%, dan jasa meningkat sebesar 20,028%. Rekomendasi yang disarankan dalam studi ini yaitu mengoptimalkan penggunaan lahan sektor pertanian, alokasi sektor industri ke wilayah yang belum berkembang, dan meningkatkan mutu pelayanan sector jasa dan lainnya.