EVALUASI PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERTUMPU PADA KELOMPOK (P2B.PK) (Studi Kasus: Perumahan Kopedi dan Perumahan RS. St. Borromeus)
Pembangunan perumahan melalui pola P2BPK (Pembangunan Perumahan Bertumpu Pada Kelompok) merupakan salah satu bentuk pola penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah Pelaksanaan P2BPK dilakukan dengan mengacu pada Pedoman Umum Pembangunan Perumahan Bertumpu Pada Kelompok yang telah ditetopkan melalui Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 06/KPTS/1994).
Pada kenyataannya, pelaksanaan P2BPK dilakukan secara bervariasi pada setiap perumahan, sehingga acuan pedoman P2BPK menjadi tidak baku dan mulai terjadi pelaksanaan P2BPK yang menyimpang dari misi P2BPK itu sendiri yaitu "Kemandirian warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah secara terorganisasi dan penyediaan perumahan melalui upaya bersama yang dapat dilaksanakan dengan mudah, murah sesuai dengan aspirasi masyarakat" atau secara singkat "Pembangunan perumahan oleh, dari dan untuk rakyat" serta adanya image pada masyarakat bahwa P2BPK tidak ubahnya seperti pembangunan perumahan yang dilakukan oleh pengembang yang biasanya pada umumnya menjadikan rumah sebagai barang komoditi.
Berdasarkan hal tersebut dilakukan suatu studi yang membahas mengenai hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaan P2BPK yang tidak dilaksanakan secara maksimal dalam memenuhi misi P2BPK melalui analisis uji statistika terhadap dua belas tahapan P2BPK yang mengacu pada Pedoman Umum P2BPK.
Hasil yang diperoleh melalui analisis menunjukkan terjadinya perubahan urutan pelaksanaan tahapan P2BPK berdasarkan kondisi eksisting dan kualitas pelaksanaan berdasarkan harapanltanggapan dari masyarakat. Urutan tahapan yang dianggap sebagai prioritas atau tahap pertama dalam P2BPK berbeda dengan urutan tahapan pertama dari masyarakatlpenghuni perumahan. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor yang menjadi hambatan pada saat pelaksanaan dimana informasinya diperoleh melalui hasil wawancara dan penyebaran kuesioner di lokasi studi.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diusulkan suatu rekomendasi yang dapat menjadi masukan atau saran bagi pelaksanaan P2BPK yaitu terhadap peningkatan peran konsultan pendamping, persiapan materi yang lebih matang dan waktu yang lebih panjang atau lama, peningkatan peran serta dari masyarakat/penghuni perumahan yang bersangkutan dan peningkatan peran serta pihak pemerintah sebagai enabler atau pihak yang mendukung pelaksanaan P2BPK baik dari segi kemudahan birokrasi dan perizinan yang tidak melanggar peraturan perundangan dari lokasi setempat.
Rekomendasi tersebut diharapkan dapal bermanfaat bagi pelaksana atau pihak penyelenggara P2BPK selanjutnya agar misi atau tujuan dan manfaat P2BPK tercapai dengan maksimal.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2002).EVALUASI PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERTUMPU PADA KELOMPOK (P2B.PK) (Studi Kasus: Perumahan Kopedi dan Perumahan RS. St. Borromeus) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERTUMPU PADA KELOMPOK (P2B.PK) (Studi Kasus: Perumahan Kopedi dan Perumahan RS. St. Borromeus) ().Teknik Planologi:FTSP,2002.Text
MLA Style
.EVALUASI PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERTUMPU PADA KELOMPOK (P2B.PK) (Studi Kasus: Perumahan Kopedi dan Perumahan RS. St. Borromeus) ().Teknik Planologi:FTSP,2002.Text
Turabian Style
.EVALUASI PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERTUMPU PADA KELOMPOK (P2B.PK) (Studi Kasus: Perumahan Kopedi dan Perumahan RS. St. Borromeus) ().Teknik Planologi:FTSP,2002.Text