ALTERNATIF PENGEMBANGAN SEKTOR POTENSIAL PENGGANTI SEKTRO PERTAMBANGAN DI KABUPATEN MUARA ENIM
Sebagian besar wilayah di Indonesia mempunyai perekonomian yang masih sangat tergantung pada sector pertambangan. Pada dasarnya, sektor pertambangan di Kabupaten Muara Enim memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap nilai PDRB karena mampu memberikan kontribusi sebesar 50% dari total PDRB Kabupaten Muara Enim. Namun, tanpa disadari keberadaan barang tambang sebagai salah satu sumberdaya yang tidak dapat diperbaharui memiliki cadangan/persediaan yang dapat menipis bahkan habis jika dieksploitasi secara terus-menerus. Eksploi tasi barang tambang bukanlah hal yang dapat dihindarkan mengingat kebutuhan barang tambang juga semakin meningkat. Kabupaten Muara Enim masib sangat bergantung pada sector pertambangan. Di satu sisi barang tambang memiliki pengaruh yang tinggi terbadap peningkatan perekonomian suatu wilayah, namun di sisi lain barang tambang merupakan salah satu sumberdaya yang tidak dapat diperbaharui dan pada saat tertentu cadangan barang tambang dapat habis, sehingga akan berpengaruh pada perekonomian Kabupaten Muara Enim yang memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap sector tersebut yaitu dapat menyebabkan terjadinya penurunan tingkat perekonomian (yang dilihat dari nilai PDRB).
Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang mampu mengantisipasi dampak terburuk tersebut melalui upaya penentuan sektor potensial yang akan dikembangkan di Kabupaten Muara Enim yang mampu menggantikan peranan sector pertambangan tersebut. Sektor potensial tersebut ditentukan berdasarkan kriteria-kriteria yang ada diantaranya; sector potensial merupakan sektor basis, memiliki competitive advantage, memiliki nilai tambah yang tinggi terhadap peningkatan PDRB, mampu memenubi kebutuhan minimal Kabupaten Muara Enim, memiliki backward dan forward linkage yang tinggi, serta mampu menyerap tenaga yang lebih banyak dibandingkan dengan sektor lainnya. Dalam penentuan sector potensial, metode yang digunakan ada dua yaitu metode I-0 (Input-Output) dan metode LQ (Location Quotion). Untuk menentukan sektor pengganti pertambangan di Kabupaten Muara Enim dilakukan dengan cara membandingkan nilai pengganda tenaga kerja dan pengganda nilai tambah sektor potensial dengan sektor pertambangan, dengan anggapan bahwa sector potensial pengganti sektor pertambangan adalah sector potensial yang memiliki nilai pengganda tenaga kerja dan pengganda nilai tambah yang lebih besar dibandingkan dengan sektor pertambangan. Berdasarkan basil analisis, dapat diketahui bahwa terdapat beberapa sektor potensial pengganti sektor pertambangan di Kabupaten Muara Enim, diantaranya; sektor tanaman bahan makanan; sektor tanaman perkebunan; dan sektor kehutanan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).ALTERNATIF PENGEMBANGAN SEKTOR POTENSIAL PENGGANTI SEKTRO PERTAMBANGAN DI KABUPATEN MUARA ENIM ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.ALTERNATIF PENGEMBANGAN SEKTOR POTENSIAL PENGGANTI SEKTRO PERTAMBANGAN DI KABUPATEN MUARA ENIM ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
MLA Style
.ALTERNATIF PENGEMBANGAN SEKTOR POTENSIAL PENGGANTI SEKTRO PERTAMBANGAN DI KABUPATEN MUARA ENIM ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.ALTERNATIF PENGEMBANGAN SEKTOR POTENSIAL PENGGANTI SEKTRO PERTAMBANGAN DI KABUPATEN MUARA ENIM ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text